Bandara Hang Nadim Disiapkan Sebagai Pusat MRO Pesawat



Badan Pengusahaan (BP) Batam selaku pengelola Bandara Hang Nadim Batam telah menyediakan ratusah hektar lahan yang bisa digunakan untuk membangun hanggar perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance, repair, and overhaul/MRO). Saat ini baru Lion Group saja yang sudah membangun dan mengoperasikan hanggar MRO di wilayah Bandara Hang Nadim Batam.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andiantono mengatakan bahwa sudah ada perusahaan lain yang tertarik untuk membangun hanggar MRO di Bandara Hang Nadim Batam. Namun dia tidak menyebut nama perusahaan yang sudah menyatakan minatnya itu. “Lahan kita masih banyak yang kosong di sana. Kita memang mendorong Bandara Hang Nadim ini menjadi pusat MRO pesawat nusantara,” ungkapnya.

Menurut Andi, hanggar MRO milik Lion Group saat ini baru digunakan untuk merawat dan memperbaiki pesawatnya sendiri. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan di masa depan hanggar milik Lion Group itu juga menerima perawatan dan perbaikan pesawat milik maskapai penerbangan lain, baik dari dalam maupun luar negeri. “Kalau untuk Lion Air, yang digunakan itu baru 12 hektar. Baru di tahap kedua nantinya tambah luas, kemungkinan akan menjadi 20 hektar,” papar Andi.

Andi menambahkan, BP Batam kini sedang menunggu realisasi dari rencana PT Ilthabi yang juga akan membangun hanggar MRO di Bandara Hang Nadim Batam dengan memanfaatkan lahan seluas 60 hektar. “Untuk Ilthabi ini masih kita tunggu. Mudah-mudahan segera dilakukan realisasi. Kita berharap akan banyak investor di bidang perbaikan pesawat ini di Batam,” tutur dia.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply