Bandara Abdulrachman Saleh Malang Ditutup Hingga Minggu



Pentupan Bandara Abdulrachman Saleh Malang karena bahaya abu vulkanik letusan Gunung Kaldera Tengger (Gunung Bromo) kembali berlanjut. Sebelumnya operasional penerbangan di Bandara Abdulrachman Saleh ditutup sejak Jumat (11/12/2015) pukul 09.30 WIB hingga Sabtu (12/12/2015) pukul 09.30 WIB. Namun kini penutupan bandara diperpanjang hingga Minggu (13/12/2015) pukul 09.30 WIB.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bandara Abdulrachman Saleh Malang Suharno mengatakan bahwa penutupan itu masih sangat mungkin diperpanjang lagi, tergantung dari situasi dan kondisi yang ada. “Diperpanjang sampai besok pukul 09.30 WIB. Jika kondisinya sama bisa diperpanjang. Bergantung situasi cuaca, khususnya di jalur penerbangan,” katanya.

Menurut Suharno, kabar mengenai perpanjangan penutupan Bandara Abdulrachman Saleh langsung diteruskan kepada maskapai-maskapai penerbangan yang beroperasi di sana, seperti Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Sriwijaya Air, Batik Air, dan Wings Air. Langkah itu dilakukan agar maskapai penerbangan bisa segera memberitahukan perihal penutupan bandara kepada penumpang, sehingga penumpang bisa memilih alternatif yang diberikan oleh perusahaan.

Saat ini Bandara Abdulrachman Saleh melayani delapan penerbangan dari/ke Jakarta dan satu penerbangan dari/ke Denpasar. Suharno meminta kepada maskapai penerbangan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang, salah satunya adalah dengan mengalihkan penerbangan ke Bandara Juanda karena lokasinya cukup dekat dengan Malang. “Kami harap pelayan seperti biasa. Untuk sementara penerbangan dari Malang-Jakarta dan Malang-Denpasar serta sebaliknya dialihkan ke Bandara Juanda, Sidoarjo,” kata dia.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply