Bagaimana Lion Air Membayar Pesanan Pesawat Senilai 22 Miliar Dollar?



lion air 737-900er
Pada tanggal 17 Februari 2012 yang lalu saat terjadi perhelatan Singapore Airshow, Lion Air mengumumkan firm order 230 unit pesawat Boieng 737 yang terbagi menjadi 201 737 MAX dan 29 737-900ER. Total harga pesawat pesanan Lion Air ini mencapai 22 miliar dollar sesuai dengan list price. Tidak hanya itu, Lion kembali membuat gebrakan dengan mengumumkan pembelian 27 unit pesawat ATR 72 untuk Wings Air dan 2 unit pesawat Hawker Beechcraft yang akan digunakan untuk bisnis charter. Total nilah transaksi dari Lion Air sendiri mencapai angka fantastis 23 milliar dollar. Lalu bagimana Lion membayar nilai pesanan sebesar itu? Padahal Lion sendiri merupakan perusahaan yang tidak begitu dikenal secara internasional. Ditambah lagi Lion Air masih masuk ke dalam blacklist larangan terbang ke Eropa karena masalah kemanan. Hal ini tentu membuat publik bertanya-tanya, bagaimana Lion Air mampu membayar pesanan pesawat tersebut?

Pemerintah Amerika menawarkan jaminan pinjaman kepada Lion Air untuk membantunya membeli 230 jet dari Boeing melalui Bank Ex-Im. Hal ini dilakukan untuk mempromosikan ekspor barang strategis seperti pesawat jet yang dibuat oleh Boeing. Secara teori, pembayar pajak Amerika ikut ambil bagian dalam kesepakatan ini. Namun pada prakteknya, sumber industri mengatakan dari total 22 miliar dollar tersebut hanya sebagian kecil saja yang harus dibayarkan kepada Boieng dalam waktu dekat.

Jadi bagimana cara kerjanya?

HARGA DISKON

Sudah bukan rahasia lagi bahwa perusahaan penerbangan sering kali mendapatkan diskon saat melakukan pembelian pesawat. Namun baik Airbus maupun Boeing tidak pernah mengumumkan kepada publik berapa diskon yang mereka berikan. Pihak maskapai juga tidak pernah mengatakan berapa diskon yang didapatkan. Harga ini menjadi rahasia antara produsen pesawat dan maskapai. Untuk pesawat sejenis misalnya Boeing 737, bisa saja maskapai A mendapat harga lebih murah daripada maskapai B meskipun tipe dan spesifikasinya sama. Bahkan sumber Wikileaks pernah merilis penawaran harga diskon pesawat yang mencapai 50 persen dari daftar harga.

Lion Air punya alasan kuat mendapatkan diskon. Pertama karena Lion menjadi maskapai dengan pesanan tunggal terbesar yang pernah diterima Boeing. Kedua, Lion Air akan menjadi launch customer Boeing 737 MAX 9.

Seorang yang sudah familiar dengan industri ini berspekulasi bahwa Lion Air bisa mendapat diskon hingga 40 persen. Namun nilai tepatnya tidak ada yang tahu kecuali Boeing dan Lion.

BELI SEKARANG, BAYAR KEMUDIAN

Maskapai membayar pesanan pesawat saat mereka menerima kiriman pesawat yang dipesan, bukan saat mereka memesannya. Pengiriman tidak akan dilakukan sebelum tahun 2017.

Pada saat pesawat yang baru datang, pesawat yang lama akan dipensiunkan. Bisa diparkirkan, scrap, maupun dijual. Dana hasil penjualan pesawat bisa digunakan untuk membayar pesanan pesawat-pesawat yang baru.

Rusdi Kirana sebagai pendiri dan pemilik Lion Air mengatakan akan mengambil kiriman pesawat sebanyak 30-40 pesawat setiap tahun.

DEPOSITO

Pada awalnya, kemungkinan Lion wajib membayarkan deposito kepada Boeing untuk mengamankan slot produksi pesawat Boeing 737 di Renton, Washington.

Menurut para ahli, besar deposito biasanya 5 persen atau lebih.

PRE-DELIVERY PAYMENT

Maskapai harus membayarkan uang muka sebagai Pre-Delivery Payment 24 bulan sebelum pesawat dikirim. Namun beberapa bank menawarkan produk pembiayaan termasuk untuk “pre-delivery payment” ini.

Menjelang pengiriman, maskapai biasanya telah membayar 20 persen dari harga bersih pesawat. Tapi bisa juga telah membayar hingga 50 persen.

Karena pembayaran pesawat ini akan menguras kas perusahaan, pre-delivery payment merupakan hal yang sangat penting bagi kesehatan maskapai penerbangan.

HARI-H

Setiap pesawat sudah dibayar penuh saat pengiriman.

Biasanya maskapai telah membiayai sekitar 80 persen dari harga. Beberapa maskapai menjual pesawat yang akan dikirimkan tersebut ke sebuah perusahaan leasing. Lalu maskapai menyewa pesawat tersebut dari perusahaan leasing yang telah membeli pesawat tadi. Proses ini disebut sale and lease back. Bahasa gampangnya dijual untuk kemudian disewa kembali.

Sebagian maskapai lagi mencari modal dengan meminjam atau pergi ke pasar modal. Tapi pilihan yang terakhir ini hanya sedikit digunakan oleh perusahaan di luar Amerika Serikat.

KREDIT EKSPOR

Banyak pinjaman komersial yagn didukung oleh jaminan dari Bank Ex-Im, France’s Coface, dan lain-lain. Saat ini pendanaan dari Bank Ex-Im sudah mencakup separuh dari armada yang dipesan Lion dan diharapkan akan meningkatkan proporsi yang sama dalam kontrak yang baru.

Reuters

Be the first to comment

Leave a Reply