Asuransi Korban Kecelakaan QZ8501 Baru Cair untuk 60 Orang



Kecelakaan penerbangan Indonesia AirAsia QZ8501 yang terjadi pada 28 Desember 2014 lalu membawa korban sebanyak 162 orang, terdiri dari dua pilot, empat awak kabin, dan 156 penumpang (termasuk satu teknisi). Hampir satu tahun setelah kejadian, ternyata masih menyimpan permasalahan pada keluarga korban, terutama menyangkut asuransi yang menjadi hak keluarga korban.

Presiden Direktur Indonesia AirAsia Sunu Widyatmoko mengatakan bahwa hingga kini asuransi korban kecelakaan QZ8501 baru cair untuk 60 orang. Alasannya, banyak dokumen-dokumen yang belum lengkap sehingga asuransi belum bisa dicairkan. Namun, dia meyakini proses pembayaran klaim asuransi ini akan selesai dapat waktu dekat. “Kita bayar kalau mereka sudah lengkap semua, baru sekitar 60 orang, karena memang masih dalam proses,” kata Sunu.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah merilis hasil investigasi kecelakaan Indonesia AirAsia QZ8501. Hasilnya, faktor yang menjadi kontribusi utama kecelakaan adalah karena kerusakan pada salah satu komponen pesawat yang bernama Rudder Travel Limiter Unit (RTLU). Tindakan awak pesawat yang kurang tepat dalam menangani permasalahan ini juga menjadi faktor yang berkontribusi dalam kecelakaan.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply