AP II Targetkan Raih Pendapatan Rp 7,6 Triliun di Tahun 2016



Angkasa Pura II (AP II), pengelola bandara di wilayah barat Indonesia, pada tahun depan menargetkan pendapatan sebesar Rp 7,6 triliun atau naik 33 persen dibandingkan dengan proyeksi pendapatan tahun 2015 sebesar Rp 5,7 triliun.

Direktur Keuangan Angkasa Pura II Andra Y. Agussalam mengatakan bahwa target pendapatan itu dibagi dalam tiga pos yang meliputi pendapatan di sektor aero sebesar 62 persen, non-aero sebesar 32 persen, dan 6 persen sisanya didapatkan dari sektor kargo. “Kami juga akan tingkatkan pendapatan di pos non-aero. Khususnya dari pendapatan sewa tenant-tenant bandara, kami harapkan ikut meningkat karena pembukaan Terminal 3 Ultimate yang dijadwalkan pada pertengahan tahun mendatang. Tapi kita tak naikkan tarif sewanya, hanya memperbanyak jumlah tenant saja,” ujarnya.

Meskipun menargetkan kenaikan pendapatan, namun laba yang diraih oleh Angkasa Pura II diyakini tidak akan mengalami peningkatan atau stagnan pada tahun depan. Hal itu terjadi karena Kementerian Perhubungan menerapkan kebijakan baru yang mewajibkan Angkasa Pura II membayar konsesi sebesar 2,5 persen dari pendapatan aero sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). “2,5 persen kan terbilang angka yang besar. Kalau misalkan tahun depan pendapatan aero kami Rp4,72 triliun, maka kami harus membayar Rp117,8 miliar per tahunnya. Makanya sepertinya kami proyeksi margin akan tetap sama,” tuturnya.

Foto: Tri Setyo Wijanarko/Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply