AP II Kaji Pembangunan Bandara Internasional Soekarno-Hatta II



PT Angkasa Pura II (AP II) tengah mengkaji kelaikan pembangunan Bandara Internasional Soekarno-Hatta II (CGK II). Hal ini dilakukan agar dapat menampung permintaan jasa angkutan udara yang diprediksi akan menembus 100 juta penumpang pada tahun 2025.

Direktur Utama Angkasa Pura II, M. Awaluddin mengatakan, arus lalu lintas yang melalui Bandara Soekarno-Hatta telah mencapai 55 juta penumpang pada tahun 2016. Jumlah tersebut diprediksi meningkat 8 persen atau sekitar 60 juta penumpang pada tahun 2017. Pihaknya menargetkan studi kelaikan CGK II dapat diselesaikan pada tahun 2017. Selain itu, Angkasa Pura II juga akan mengajukan perizinannya kepada Kementerian Perhubungan untuk dapat dimasukkan dalam grand desin Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Nantinya dalam penyusunan kajian ini AP II akan melibatkan berbagai macam pihak, yaitu Jasa Marga, pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan selaku otoritas yang memberikan izin kelayakan ruang udara dan kelayakan penerbangan,” ujar Awaluddin dalam keterangan resmi di Jakarta, pada Jumat (27/1).

Awaludin mengungkapkan, aksesbilitas menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga akan ditingkatkan dengan cara membangun akses tol layang khusus untuk memisahkan arus lalu lintas kendaraan yang tidak menuju ke bandara, seperti ke area perumahan, pergudangan dan pabrik.

AP II akan menganggarkan belanja modal pada tahun 2017 sebesar Rp9,1 triliun yang sebagian besar diinvestasikan untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta, seperti revitalisasi Terminal 1, revitalisasi Terminal 2, overlay landasan pacu sisi utara dan pembangunan landasan pacu ketiga.

Foto: Joe Roland S Bokau / IndoAviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply