AP II Akan Bangun East Cross Taxiway Bandara Soekarno-Hatta



PT Angkasa Pura II (Persero) tengah membangun taxiway yang menghubungkan runway sisi utara dan sisi selatan atau east cross taxiway di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal ini guna mendukung pergerakan pesawat yang lebih dinamis di bandara ini.

AP II menargetkan pembangunan east cross taxiway dapat difungsikan pada tahun 2018. Total biaya untuk pembangunan east cross taxiway ini adalah Rp1,15 triliun. Saat ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki west cross taxiway di sisi barat yang sudah dipergunakan pesawat sebagai penghubung runway utara ke runway selatan maupun sebaliknya.

“Melalui west cross taxiway ditambah dengan east cross taxiway yang menghubungkan kedua runway maka pesawat semakin mudah dan cepat untuk mencapai appron di Terminal 1, 2, maupun 3. Hal ini tentunya membuat operasional pesawat semakin efisien di samping meningkatkan on time perfomance maskapai sehingga juga berujung pada peningkatan pelayanan kepada penumpang pesawat,” ujar President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin dalam siaran persnya di Tangerang, Kamis (9/2).

“Lebih lanjut, pembangunan east cross taxiway ini dapat mendukung peningkatan kapasitas dua runway sehingga dapat mengakomodir pergerakan pesawat dapat menjadi lebih efisien,” tambah Awaluddin.

Saat ini, pergerakan pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebanyak 72 pergerakan per jam, yang nantinya akan ditingkatkan menjadi 86 pergerakan per jam pada November 2017.

Foto: Joe Roland S. Bokau / IndoAviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply