Categories
Transportation

PELNI Rupanya Kerjasama dengan Garuda Indonesia dan Citilink

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Karimun Jawa, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) / PELNI telah menjalin kerjasama dengan operator transportasi udara, yaitu Garuda Indonesia dan Citilink serta transportasi kereta api dengan PT KAI, antara lain dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata ke Kepulauan Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah.

“Kami sudah menjual paket bersama PELNI-Garuda-Citilink, dan KAI,” ujar Direktur Utama PT PELNI (Persero), Insan Purwarisya L. Tobing saat audiensi dengan Menteri Pariwisata, Arief Yahya Selasa (21/8) di Kantor Kementerian Pariwisata.

Terhitung sejak tahun 2017 hingga Juli 2018, – PELNI telah mengangkut 12.000 wisatawan ke Karimun Jawa, Jepara, Jawa Tengah. Saat ini, lanjut Insan, dampak kehadiran wisatawan ke Karimun Jawa telah mendongkrak perekonomian Karimun Jawa. “Setiap 2 minggu sekali PELNI mengangkut sekitar 600 orang berwisata ke Karimun Jawa,” terang Insan.

Kapal PELNI berangkat dari Semarang setiap Jumat malam pukul 23.00 WIB, Sabtu pagi tiba langsung wisata pantai, wisata laut, dan wisata daratan di Karimun Jawa. Pada malam hari, wisatawan menikmati ikan bakar. “Destinasi ke Karimun Jawa ini menumbuhkan kegiatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut. Terutama bagi nelayan, kuliner, dan kerajinan,” terangnya.

Setiap Sabtu-Minggu para nelayan Karimunjawa libur, kapal mereka digunakaan untuk melayani wisatawan yang diangkut dengan kapal PELNI. “Mereka lebih senang mengangkut wisatawan dibandingkan melaut. Malam harinya, masyarakat sekitar menjual ikan bakar di lapangan Karimun Jawa. Jadi setiap malam Minggu lapangan ramai berkuliner,” tutur Insan yang baru sebulan lalu gowes ke Karimun Jawa.

Wisata Bahari ke Karimun Jawa secara reguler menggunakan KM. Kelimutu. Kapal ini merupakan kapal penumpang tipe 1.000 pax yang dijadikan Kapal Wisata Haritage dengan kapasitas kamar kelas 1 sebanyak 14 bed, kelas dua 40 bed dan kelas ekonomi untuk 950 orang. “Kapasitas KM. Kelimutu dapat memuat 1.000 orang. Saat ini terisi rata-rata 600 orang setiap trip pelayaran ke Karimun Jawa,” tambah Direktur Usaha Angkutan Penumpang dan Perintis, OM. Sodikin yang juga hadir bersama Direktur Keuangan Tri Andayani.

Categories
Transportation

Asian Games 2018: LRT Palembang Dipastikan Lancar

Direktur Jenderal Perkeretapian, Kementerian Perhubungan, Zulfikri menegaskan Light Rail Transit (LRT) Sumsel akan beroperasi sesuai rencana saat Asian Games pada 18 Agustus sampai 2 September 2018 nanti. Saat ini tim tengah bekerja keras melakukan perbaikan teknis dan mengecek ulang seluruh kelengkapan operasional termasuk dalam hal prosedur keamanan dan keselamatan.

“Kami pastikan kejadian terhentinya LRT secara mendadak tidak akan terulang,” ungkap Zulfikri di Jakarta, Rabu (15/8).

Zulfikri mengatakan, LRT Sumsel akan mulai beroperasi 16 Agustus untuk mengakomodir kepentingan atlet, official , panitia, dan awak media nasional maupun asing yang melakukan peliputan selama perhelatan Akbar Asian Games ke-18 di Palembang. Untuk kelancaran mobilitas negara peserta Asian Games 2018, maka untuk sementara yakni tanggal 16-18 Agustus LRT Sumsel hanya bisa digunakan oleh atlet, official , panitia, dan awak media. Baru pada tanggal 19 Agustus – 2 September LRT dibuka untuk umum namun disesuaikan dengan kapasitas yang tersedia, dan gratis.

Rangkaian gerbong dan lokomotif LRT Palembang dibuat oleh PT INKA (Persero) Madiun. Sementara sistem persinyalan dikerjakan oleh PT LEN Industri. Adapun pembangunan jalur dilaksanakan oleh PT Waskita Karya. Operasional LRT dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia.

“LRT Sumsel menjadi lompatan besar bagi PT INKA yang notabene merupakan satu-satunya manufaktur sarana perkeretaapian di Asia Tenggara. Mohon dukungan seluruh warga bangsa,” kata Zulfikri.

Berdasar siaran pers yang diterbitkan oleh Ditjen Perkeretaapian, Selasa (14/8) kemarin LRT Sumsel telah digunakan untuk mengangkut sejumlah atlet dan official asal Tajikistan dari Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang menuju kawasan Jakabaring yang menjadi pusat pertandingan olahraga Asian Games 2018.

 

Categories
Transportation

Operator Kendaraan dan Kapal Diminta Gunakan Biodiesel B20

Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan akan mendorong operator bus, truk, dan kapal penyeberangan untuk menggunakan bahan bakar biodiesel 20% (B20). “Nanti akan saya kumpulkan mitra kerja kami, emua operator juga dari asosiasi. Saya akan dorong para mitra untuk pakai biodiesel pada kendaraan mereka,” kata Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat ketika ditemui wartawan di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Menurut Budi, dengan makin meningkatnya permintaan biodiesel B20, akan sangat besar devisa bagi negara. Devisa ini bisa diraih dari pengurangan impor solar yang selama ini dilakukan dengan terus mendorong operator untuk menggunakan biodiesel yang diproduksi di dalam negeri.

Saat ini baru 2,3 juta kiloliter biodiesel B20 yang diserap oleh penggunanya. Padahal dari 19 pabrikan yang sudah bisa mengolah dan menyalurkannya ke SPBU di Indonesia, kapasitas produksinya bisa mencapai lebih dari 12 juta kiloliter.

“Tahun ini diharapkan penggunaannya bisa meningkat sampai 3-4 juta kiloliter dan naik lagi tahun depan mencapai 5-6 juta kiloliter,” ungkap Edi Wibowo, Direktur Penyaluran Dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Dari penggunaan 2-3 juta kiloliter biodiesel B20, kata dia, negara bisa menghemat devisa 2-3 miliar dollar AS.

Edi menjelaskan, bahan bakar biodiesel telah ada sejak Januari 2006, mulai dari B10, B15, dan sekarang B20. Penggunaan 20% minyak kelapa sawit (pame) dan 80% solar dalam biodiesel B20 telah diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 Tahun 2015. Selanjutnya, biodiesel B20 dipasarkan dan sudah digunakan kendaraan sejak Januari 2016. Harganya Rp7.900 lebih dan saat ini menjadi sekitar Rp7.300 dengan subsidi dari Rp900-an menjadi Rp500-an dari dana pengelolaan kelapa sawit.

“Pengujian biodiesel terhadap kendaraan bermotor dilakukan tahun 2013. Sampai saat ini tidak ada keluhan dari konsumen atas penggunaan biodiesel itu,” ujar Edi.

Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat.

Sementra itu Budi mengatakan, pihaknya pun telah melakukan pengujian terhadap penggunaan biodiesel B20 melalui Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di Bekasi. “Hasil pengujian dari tiga kendaraan itu, emisi gas buangnya di bawah standar, yang artinya lolos dan bisa dipakai,” ungkapnya.

Kepala BPLJSKB, Caroline menambahkan, “Hasil uji, ada empat item yang diuji untuk CO, HC, HC+N OX, dan OX, terhadap tiga kendaraan pengguna biodiesel B20 yang dipasarkan di daerah Bekasi, Cikarang, dan Sunter, memenuhi limit ambang batas Euro2. Hasilnya bagus,” ucapnya.

Namun diakui kalau pengujian itu baru pada tahap pembakaran, belum sampai ke uji mesin. Maka Ditjen Perhubungan Darat akan terus memantau penggunaannya serta hasil uji yang akan ditingkatkan sampai ke tahap pengujian dan dampaknya pada mesin kendaraan.

Categories
Transportation

115 Life Jacket dan Pas Kecil Buat Nelayan Marunda

Keselamatan berlayar terus digemakan sampai pada para nelayan yang melaut di kawasan Marunda, Jakarta Utara, DKI Jakarta. Sebagai antisipasi untuk meningkatkan keselamatan bagi para nelayan itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Marunda memberikan pas kecil sebagai surat izin kapal di bawah GT.7 dan life jacket.

“Keselamatan adalah segala-galanya. Kita harus jaga diri. Ada anak-istri di rumah. Kita memang tidak mengharapkan adanya musibah, tapi tanpa diundang musibah bisa datang,” kata Yuserizal, Kepala KSOP Kelas V Marunda di hadapan para nelayan pada acara “Kampanye keselamatan pelayaran sekaligus pemberian pas kecil dan life jacket kepada nelayan Marunda” di Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Untuk menggalakkan kampanye keselamatan pelayaran, KSOP Marunda sudah melakukan pengukuran kapal di bawah GT.7 seminggu sebelum Lebaran lalu dan tujuh pas kecil diberikan. Dilanjutkan kemudian pada 16 Juli 2018, dibuka gerai untuk pengukuran kapal agar 150 nelayan di Marunda bisa mendapatkan pas kecil itu.

“Kemarin sudah diukur 75 kapal, tapi ada 71 berkas yang masuk untuk persetujuan nama, empat lagi masih belum memasukkan berkas. Dari jumlah tersebut, berkas dari 53 kapal disetujui untuk diukur, sedangkan sisanya masih belum memenuhi persyaratan, seperti ada penolakan nama, surat tukang belum ditandatangan, juga ada berkas yang masih ditulis tangan. Kemudian baru 40 kapal yang disertifikasi, sementara 13 kapal masih proses pengisian draft ukur dan minggu ini diupayakan selesai,” ungkap Yuserizal.

Pada kesempatan tersebut, KSOP pun membagikan life jacket atau jaket keselamatan berlayar untuk para nelayan yang sudah memiliki pas kecil. Sampai saat ini sudah terkumpul 115 life jacket, yang sebagian di antaranya akan dibagikan masing-masing satu kepada nelayan yang sudah punya pas kecil terlebih dulu.

Sebagian masyarakat penerima life jacket dari Pemerintah.

Life jacket itu dikumpulkan dari berbagai pihak, seperti PPOP Marunda, Walijaya, Pelabuhan Tegar Indonesia, Kawasan Marunda Center, Krakatau Bandar Saputra, KCN, KBN, juga HSD dan tim. Kalau ada tiga penumpang di kapal, imbauan kami, tolong ada life jacket untuk semua. Stakeholder juga alangkah baiknya jika memperhatikan nelayan, tapi jangan berikan life jacket kalau kapalnya belum punya pas kecil,” tutur Yuserizal, yang juga mengingatkan kalau saat ini sudah masuk musim pancaroba. “Tolong perhatikan jangan memaksa untuk melaut kalau cuaca tidak memungkinkan.”

Senada dengan imbauan tentang pemakaian life jacket, Kasubdit Pencegahan, Pencemaran, dan Manajemen Keselamatan Kapal dan Perlindungan Lingkungan di Perairan, Jaja Suparman yang mewakili Direktur Perkapalan dan Kepelautan, menekankan agar setiap kali berlayar, nelayan harus memakai life jacket. “Jangan sampai life jacket itu disimpan di rumah. Gunakan alat keselamatan itu. Begitu pula dengan adanya pas kecil, yang berarti ada legalitas yang terdaftar,” ujarnya.

Kapolsek Kalibaru Kompol Sutikno juga mengatakan hal yang serupa, kalau life jacket itu jangan jadi pajangan. “Saya malah ingin, life jacket itu menjadi hal yang baku kalau mau naik kapal,” ucapnya.

Selanjutnya Jaja menambahkan, untuk memberikan pelayanan dalam meningkatkan keselamatan, KSOP bisa bekerja sama dengan STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Palayaran). KSOP bisa membuat program untuk pelatihan basic safety technic buat nelayan. “STIP kan punya program bakti masyarakat,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PPOP (Petugas Paguyuban Operasional Pelabuhan) Marunda, Riswan Tambunan menyampaikan rasa terima kasih atas pembagian pas kecil dan life jacket bagi nelayan. “Yang saya tahu, tak semua KSOP turun ke lapangan,” katanya.

Rasa terima kasih juga disampaikan Kubil, nelayan asli Marunda. “Kami bisa mendapatkan pas kecil yang gratis-tis-tis!” ujarnya dengan wajah semringah.

Categories
Transportation

214 Peserta Ikut Lomba Transhub Challenge

Masyarakat dan mahasiswa antusias mengikuti lomba Transhub Challenge tahun 2018 yang diselenggarakan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbang Perhubungan). Antusiasme itu terlihat dari banyaknya peserta yang mendaftar; tercatat 214 peserta.

Kepala Balitbang Perhubungan Sugihardjo mengatakan, pihaknya bertanggung jawab untuk terus melakukan pembinaan di bidang transportasi. “Pembinaan dari regulator ini untuk meningkatkan kinerja, antara lain, melalui peningkatan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kapasitas transportasi,” ujarnya di Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Transhub Challenge yang pertama kali diadakan itu merupakan lomba ide bisnis di bidang transportasi bagi pelaku start-up, baik dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum. Pendaftaran pesertanya secara resmi sudah ditutup pada 22 Juli 2018 pukul 23.59 WIB. Dari 214 peserta yang mendaftar, rinciannya adalah 96 peserta mahasiswa dengan tim, 29 peserta mahasiswa tanpa tim, 60 peserta kategori umum dengan tim, dan 29 peserta kategori umum tanpa tim.

Pada 23-24 Juli kemarin, lomba memasuki tahap penilaian administrasi oleh tim penilai yang independen. Setelah tahap ini, peserta terpilih masuk ke tahap pemilihan proposal ide bisnis terbaik, yang berlangsung hingga 9 Agustus 2018. Tim penilai kemudian akan memilih 20 finalis terbaik kategori mahasiswa dan umum, masing-masing 10 peserta, yang diumumkan pada 10 Agustus 2018.

Para finalis yang lolos seleksi proposal akan melakukan business pitching pada 15 Agustus 2018. Mereka pun memiliki kesempatan mendapatkan proyek Business to Business (B to B) dari pelaku transportasi. Kesempatan lainnya adalah bisa diberi investasi oleh inkubator atau perusahaan transportasi, termasuk kesempatan untuk diinkubasi.

Pemenang lomba Transhub Challenge dengan hadiah total Rp200juta akan diumumkan pada 17 Agustus 2018. Untuk masing-masing kategori, pemenang I akan mendapatkan uang tunai Rp50juta, pemenang II Rp30juta, dan pemenang III Rp20juta. Seluruh hak atas kekayaan intelektual (HAKI) ide bisnis tersebut sepenuhnya milik masing-masing peserta lomba dan dilindungi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan adanya lomba Transhub Challenge, Sugihardjo pun berharap akan melahirkan inovasi dan terobosan baru yang out of the box di bidang transportasi. Nantinya, Balitbang Perhubungan yang mempunyai program Transhub Community dapat dimanfaatkan oleh peserta lomba.

Categories
Transportation

Revitalisasi Kawasan Grand Inna Bali Beach Dicanangkan

Permintaan Presiden Joko Widodo agar kawasan Grand Inna Bali Beach dikembangkan menjadi ikon dan hotel negara di kawasan Sanur, Bali, ditindaklanjut oleh PT Hotel Indonesia Natour (HIN). Bersama BUMN Karya -(PT Waskita, PT Wijaya Karya Tbk., PT Hutama Karya, dan PT Pembangunan Perumahan), HIN melaksanakan pencanangan revitalisasi kawasan tersebut.

“Dengan dikembangkannya kawasan Grand Inna Bali Beach akan meningkatkan dan menggerakkan industri kepariwisataan di Sanur khususnya, dan Bali pada umumnya,” kata Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Menteri BUMN Bidang Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata, Kementerian Pariwisata di Sanur, Jumat (29/6/2018). Dia menambahkan, pencanangan revitalisasi kawasan tersebut juga merupakan sinergi antara HIN dengan empat BUMN Karya yang dilandasi semangat “BUMN Hadir untuk Negeri”.

Kawasan Grand Inna Bali Beach seluas 42 hektare dan memiliki nilai sejarah yang tinggi akan dikembangkan menjadi Hotel Indonesia Bali. Kawasan ini akan dibangun menjadi convention centre, yang dilengkapi fasilitas akomodasi dan art market, serta diperkaya dengan eco park.

Pencanangan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT HIN (Persero), Iswandi Said; Direktur Utama PT Waskita, I Gusti Ngurah Putra; Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk., Tumiyana; Direktur Utama PT Hutama Karya, Bintang Perbowo; dan Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan, Lukman Hidayat; yang disaksikan oleh Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Konstruksi, Sarana & Prasarana Perhubungan, Ahmad Bambang serta Edwin.

Sementara itu Iswandi mengatakan, ground breaking revitalisasi kawasan tersebut akan dilaksanakan pada Oktober 2018. Hal ini sejalan dengan pemenuhan aspek perizinannya​.

Categories
Transportation

2 Juli Siap Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Demi mendukung Asian Games 2018, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan siap menguji coba rekayasa lalu lintas dan penyediaan angkutan umum di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada 2 Juli nanti. Sementara itu, untuk pembatasan lalu lintas angkutan barang masih menunggu koordinasi lebih lanjut.

Demikian disampaikan Kepala BPTJ Bambang Prihartono pada acara ngobrol bareng dengan media di Jakarta, Selasa (26/6/2018). Dia menegaskan, manajemen rekayasa lalu lintas, penyediaan angkutan umum, dan pembatasan lalu lintas angkutan barang, merupakan satu Paket Kebijakan Transportasi guna mendukung penyelenggaraan Asian Games 2018 di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Jangan hanya dilihat dari konsep ganjil genap saja. Tak bisa satu-satu, harus satu paket yang terdiri dari tiga kebijakan tersebut. Ini bukan cuma teori karena sudah terbukti dilaksanakan akan berhasil,” kata Bambang. Paket tiga kebijakan itu memang merupakan pengembangan yang komprehensif dari konsep ganjil genap yang diusulkan Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta.

Bambang menjelaskan, proses perumusan kebijakan tersebut sudah dilakukan secara intensif dalam dua bulan terakhir, yang melibatkan para pemangku kepentingan terkait. Para stakeholder itu, antara lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Korlantas Polri, Ditlantas Polda Metro Jaya, INASGOC, Kementerian PU, dan Penyelenggara Jalan Tol.

Bambang mengatakan, usai masa sibuk Lebaran, Indonesia akan memasuki babak baru yang tak kalah pentingnya, yakni pelaksanaan Asian Games. “Event yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi ini sangat penting di mata dunia internasional. Sarana dan prasarana untuk pelaksanaannya sudah diselesaikan dan tak ada catatan, tapi yang dikhawatirkan adalah transportasi,” tuturnya.

Penyelenggara Asian Games menetapkan ketentuan bahwa waktu tempuh dari wisma atlet ke venue atau antar-venue tidak boleh lebih dari 30 menit. Padahal kemacetan di Jakarta sangat parah. “Bisa satu-satu setengah jam kalau dalam kondisi biasa,” ujar Bambang. Di samping itu, polusi atau kadar CO2 juga harus diturunkan karena menyangkut kesehatan para atlet.

Rekayasa lalu lintas dilaksanakan agar akses transportasi mudah, bukan cuma buat atlet, tapi juga pendukung dan tamu yang datang ke Jakarta. Kata Bambang, “Mereka harus spending money agar ada dampak ekonomi. Masa kita sudah investasi triliunan rupiah tapi tak ada dampak pertumbuhan ekonomi? Kalau tidak ada pertumbuhan ekonomi, ini gagal.”

Rekayasa lalu lintas yang mencakup konsep ganjil genap akan diperluas ke jalan-jalan arteri (jalan Benyamin Sueb, Ahmad Yani, D.I. Panjaitan, S. Parman, Rasuna Said, MT Haryono, Metro Pondok Indah), bukan hanya jalan-jalan utama (jalan M.H. Thamrin, Jenderal Sudirman, Gatot Subroto). Perluasan ini juga diberlakukan di pintu tol Tambun dan Dawuan, selain yang audah berlaku di pintu tol Bekasi Barat, Bekasi Timur, dan Cibubur. Kebijakan ini diperuntukan bagi kendaraan pribadi dan berlaku Senin-Minggu pukul 06.00-21.00 WIB.

Ada juga kebijakan buka-tutup gerbang tol prioritas, yang diberlakukan di gerbang terpadat. Penutupan pintu tol prioritas ini akan diterapkan bervariasi; pukul 06.00-17.00 WIB dan pukul 12.00-21.00 setiap hari, diprioritaskan untuk rute Wisma Atlet Kemayoran, Gelora Bung Karno (GBK), Velodrome Rawamangun, dan Cibubur.

Di jalan tol akan disediakan pula lajur khusus bagi mobilisasi kendaraan atlet dan angkutan umum bus. Lebih dari 100 kilometer panjang jalan tol di lajur 1 akan didedikasikan menjadi lajur khusus itu. Diberlakukan di ruas tol Dalam Kota (21,6 km), Pelabuhan (25,8 km), Wiyoto Wiyono (26,2 km), dan Jagorawi (26,8 km), yang akan dilengkapi marka dan rambu.

Menurut Kepala Dishub Pemprov DKI Jakarta Andri Yansyah, pihaknya menyediakan tambahan angkutan umum serta trayek-trayek untuk penonton pertandingan cabang olahraga Asian Games dan wisatawan. Penambahan angkutan umum itu, antara lain, 76 bus TransJakarta ke venue dari kondisi yang ada 294 unit, 57 bus dari hotel dan mall ke venue, dan 204 bus khusus untuk wilayah-wilayah yang terdampak perluasan kebijakan ganjil-genap, juga 10 bus wisata. Diprediksi akan ada 170.000 wisatawan yang datang.

“Kami juga menyediakan 25 bus tingkat dan 167 bus sekolah. Gratis,” ujar Andri.

Terkait kebijakan pembatasan lalu lintas angkutan barang, untuk golongan III, IV, V, cakupannya diperluas ke ruas tol Cawang-Tj Priok, Pelabuhan, Cawang-TMII, dan Cawang-Cikunir. Saat ini telah berlaku di ruas tol Cawang-Tomang-Pluit dan Tomang-Kembangan untuk kendaraan angkutan barang tidak boleh melintas pada pukul 05.00-22.00 WIB.

Maka, kata Bambang, pihaknya ingin menyentuh masyarakat bahwa Asian Games itu sangat penting bagi bangsa Indonesia. “Penyelenggaraannya di Indonesia baru satu kali pada era Presiden Soekarno dan sekarang yang kedua, 50 tahun kemudian. Kita mohon bantuan masyarakat dan mari kita harumkan nama bangsa dengan ikut berpartisipasi demi kelancaran acara Asian Games 2018.”

Pada kesempatan yang sama, pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengapresiasi upaya yang dilakukan pemerintah dalam mendukung Asian Games terkait kelancaran arus lalu lintas. Bahkan ia mengatakan, “Kalau paket kebijakan itu bagus, kenapa tidak dilaksanakan untuk seterusnya saja, bukan cuma selama Asian Games.”

Categories
Transportation

Terasa Indonesia Mudik Gratis dengan Kapal Pelni

Kapal Pelni melayani angkutan Lebaran bersama dengan 23 BUMN. Program “Mudik Bareng BUMN 2018” sudah melepas mudik gratis bagi peserta dari Tanjung Priok. Mudik gratis yang dilepas itu diadakan oleh PT Brantas Abipraya berjumlah 250 pemudik ke Surabaya dengan KM Ciremai pada Senin (4/6/2018) sore.

Hal tersebut disampaikan Corporate Secretary PT Pelni (Persero) Ridwan Mandaliko pada acara buka puasa bersama insan media di Jakarta, Selasa (5/6/2018). Menurut Ridwan, mudik dengan kapal laut “lebih Indonesia” karena mudik yang selama ini terkesan di Jawa dapat menyebar ke seluruh Nusantara. Hal ini menambah jangkauan pelayanan mudik gratis bagi masyarakat Indonesia.

“Mudik dengan kapal laut dapat dilakukan di seluruh pulau besar di Indonesia, bahkan di pulau-pulau terluar. BUMN Hadir untuk Negeri melayani mudik gratis,” ucap Ridwan.

Mudik gratis bukan cuma diberangkatkan dari Tanjung Priok, tapi ada juga yang dari Makassar. PT Jiwasraya dan PT Semen Indonesia memberangkat peserta “Mudik Bareng BUMN 2018” dengan KM Dobonsolo rute Makasar-Surabaya. Ada 450 peserta yang mudik, yakni 200 orang diberangkatkan oleh PT Jiwasraya dan 250 pemudik oleh PT Semen Indonesia.

KM Dobonsolo tiba di Makassar pada Selasa (5/6/2018) pagi menurunkan 675 penumpang dan berangkat lagi pukul 08.30 Wita menaikkan 951 penumpang. Di kapal ini ada 320 penumpang lanjutan, sehingga total penumpang di atas kapal ada 1.271 penumpang.

Dari Bitung, KM Labobar tujuan Tarakan-Pantoloan-Balikpapan-Surabaya menurunkan 887 penumpang, sedangkan penumpang yang naik 380 orang. Ada 1.985 penumpang lanjutan, maka KM Labobar mengangkut 2.365 pelanggan Pelni dari Bitung, Sulawesi Utara.

Dari Ternate, Maluku Utara, Pelni memberangkatkan 150 peserta “Mudik Bareng BUMN 2018” dengan KM Sanus 40 tujuan Soasio-Pigaraja-Tikong-Lede- Bobong. “Kota-kota di pulau-pulau yang kurang dikenal masyarakat Indonesia barat, kami ajak mudik bareng BUMN. Hal ini untuk membantu warga tidak hanya di daerah yang sudah maju, tapi di daerah-daerah terpencil juga ikut merasakan mudik gratis,” tutur Ridwan.

Dari Surabaya, Pelni memberangkatn 250 peserta “Mudik Bareng BUMN 2018′ tujuan Masalembo, Jawa Timur. “Kepulauan Masalembo hanya dapat dijangkau dengan kapal Pelni dan kami pun mengapresiasi pelanggan dari Masalembo,” ucap Ridwan.

Tahun 2018 ini, Pelni memberikan 250 tiket gratis, kaos, topi, dan kantong. “Dengan mudik bareng di berbagai daerah yang didukung Kementerian BUMN, mudik dengan kapal laut sangat terasa bagi warga di pelosok Nusantara,” ujar Ridwan.

Di samping mudik gratis, penumpang kapal Pelni di seluruh pelabuhan meningkat cukup tinggi memasuki H-11 atau Selasa (5/6/2018). Begitu juga hari-hari berikutnya, yang merupakan masa sibuk libur Lebaran 2018.

Ridwan mengatakan, KM Ciremai dari Tanjung Priok, Jakarta, tujuan Surabaya-Makasar-Baubau-Ambon-Sorong-Biak-Manokwari-Jayapura mengangkut 1.294 pemudik yang akan mudik ke berbagai kota di kawasan timur Indonesia.

Jumlah penumpang KM Ciremai yang merupakan kapal 3 in 1 yang dapat mengangkut 2.000 orang ini naik lebih dari 100% dibandingkan hari-hari biasa yang rata-rata mengangkut sekitar 500 penumpang. Begitu juga dengan KM Kelud yang berangkat Rabu (6/6/2018) dini hari. “KM Kelud yang berangkat pukul 01.00 dini hari, penumpangnya cukup signifikan,” ujar Ridwan. Pada 4 Juni 2018, KM Kelud tiba di Tanjung Priok menurunkan 2.258 pelanggan Pelni dari Batam, Tanjung Balai Karimun, dan Belawan.

Categories
Transportation

Pungli Diberantas di Jembatan Timbang Barang Diturunkan Kalau Overload

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi memastikan kalau pungutan liar (pungli) di jembatan timbang kecil sekali terjadi mulai saat ini. Alasannya, Kementerian Perhubungan sudah menerapkan pola dan mekanisme dengan sistem yang diberlakukan saat ini, yakni e-tilang dan pengawasan yang ketat.

“Saya berani menjamin di jembatan timbang dengan sistem yang ada seperti saat ini, maka pungli kecil sekali kemungkinannya,” kata Budi di Jakarta, Jumat, 11 Mei 2018.

Persoalan pungli memang kembali diprotes oleh para pengemudi truk dan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo secara langsung di Istana Negara. Para pengemudi truk juga ingin memperbaiki profesinya karena mereka juga menjadi bagian dari penggerak logistik nasional.

Berdasarkan laporan pengemudi truk, pungli terjadi di sepanjang Lampung-Palembang dan jalur lintas timur Sumatera, sebagian di Jakarta, juga jalur jalan di Jawa. Namun pungli itu juga banyak dilakukan oleh preman, yang sulit diberantas jika tidak melibatkan pihak-pihak lain, seperti Tim Saber Pungli, intel dari Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Dengan adanya masalah ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun segera melayangkan surat imbauan kepada para Gubernur, Walikota/Bupati se-Indonesia untuk mengawasi dugaan pungli terhadap supir truk di wilayah masing-masing. Dirjen pun menegaskan, akan menindak tegas oknum petugas yang melakukan pungli, apalagi jika petugas itu diketahui berasal dari Kemenhub.

Menurut Dirjen, Kemenhub melakukan langkah-langkah pemberantasan pungli, salah satunya dengan diberlakukannya e-tilang di jembatan timbang. “Tidak ada lagi pengemudi truk yang membayar uang kepada petugas secara langsung. Pengemudi yang melakukan pelanggaran akan diminta untuk membayar denda lewat ATM ke rekening bank yang telah ditetapkan, atau melalui mesin EDC, atau transfer via bank terdekat,” kata Budi.

Pada waktu yang sama usai berbicara di depan para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Menhub mengatakan, nanti pihaknya akan menggandeng pihak swasta untuk mengelola jembatan timbang. Pasalnya, selama ini jembatan timbang dianggap sebagai usaha pemerintah daerah untuk mendapatkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Kalau kita bertahan pada fungsi jembatan timbang hanya untuk mengatur muatan, pasti penyimpangan itu lebih bisa dikontrol. Apalagi kita akan mengamanatkanya kepada swasta,” ujar Budi Karya.

Sekarang ini, ada 11 jembatan timbang yang dioperasikan Kemenhub dan akan ada pendampingan dari pihak ketiga atau swasta. Pendamping dari pihak swasta itu akan melakukan berbagai hal terkait pendataan dan perizinan truk-truk yang ditimbang. Jumlah jembatan timbang yang aktif dioperasikan akan bertambah, sehingga pada tahun ini akan ada 43 jembatan timbang yang akan dioperasikan Kemenhub.

Selain melibatkan swasta, yang diharapkan operasionalnya menjadi profesional, Kemenhub akan melakukan penindakan dengan menurunkan barang dari kendaraan yang kelebihannya mencapai 100 persen. “Kelebihan muatan atau overload itu kan ada yang 25 persen, 50 persen, juga yang 100 persen. Kalau yang masih di bawah 100 persen akan mendapat sanksi pelanggaran, sementara yang overload 100 persen akan diturunkan barangnya, selain sanksi pelanggaran,” tutur Budi.

Barang-barang yang diturunkan itu, kata Budi, akan diangkut oleh pihak swasta sampai ke tujuan dengan biaya dari pemilik barang. Dari hasil evaluasi, sekitar 25 persen truk yang melalui jembatan timbang overload 100 persen. “Mulai sekarang kami akan sosialisasikan itu. Penindakannya akan berlaku mulai Agustus 2018,” ucap Budi.

Budi menegaskan, Ditjen Perhubungan Darat tak tanggung-tanggung dalam memberantas pungli. Bukan hanya meminimalisasi kemungkinan pungli di jembatan timbang, di Terminal Tipe A juga sudah dipasang CCTV, sehingga apapun yang dilakukan petugas dapat langsung terpantau.

“Saya juga minta peranserta pengusaha dan pengemudinya melalui Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan Asosisi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) untuk menaati peraturan, sehingga tidak menjadi lahan pungli bagi oknum,” ujar Budi.

Categories
Transportation

BUKU: Membidik dari Kokpit

Pertumbuhan penerbangan di Indonesia sungguh fantastis. Setiap tahun tidak kurang dari 10 persen jumlah pertumbuhan penumpang pesawat udara. Dengan demikian, tidak heran bila hampir semua bandara besar di Indonesia kondisinya adalah overload karena bebannya jauh dari daya dukungnya, baik dari kapasita penumpang maupun dari jumlah pergerakan pesawat udara.

Demikian disampaikan Alvin Lie, pengamat penerbangan yang juga anggota Ombudsman Republik Indonesia pada acara “Peluncuran dan Diskusi Buku Membidik dari Kokpit” karya Widjaja Lagha di Gramedia Matraman, Jakarta pada Senin, 14 Mei 2018.

Alvin menambahkan, untuk mengatasi hal tersebut, dalam beberapa tahun terakhir ini pemerintah aktif meningkatkan kapasitas bandara dengan membangun landasan pacu baru atau memperpanjang landasan pacu lama dan juga membangun gedung-gedung terminal baru.

Data dari Direktorat Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, saat ini ada 265 bandar udara yang teregistrasi serta 56 bandar udara yang baru selesai dibangun dan sedang dibangun. Jadi, keseluruhannya ada 321 bandar udara yang sudah terpetakan pemerintah. Namun masih banyak bandar udara yang dikelola dan dioperasikan secara khusus, yang belum masuk dalam daftar tersebut. Jumlah keseluruhannya diperkirakan lebih dari 500 bandar udara di Indonesia.

Menurut Alvin, Widjaja selaku pejabat di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan terlibat langsung dalam mengawal pembangunan-pembangunan bandara tersebut. Dalam kesempatan tugas itulah, ia mendapatkan peluang-peluang bagus untuk mengabadikan proses pembangunan tersebut.

“Saya juga tahu, Pak Widjaja sangat pasioned; gemar memotret, sehingga dalam manjalankan tugas sekaligus juga memanfaatkannya untuk memotret, mengambil gambar-gambar, mengambil foto-foto, yang tidak semua orang dapat mengambilnya dari sudut-sudut tersebut, baik itu dari darat maupun dari udara,” ujar Alvin.

Pengalaman Widjaja memotret juga tampak bukan hanya dari sudut-sudut pengambilan yang bagus, tapi juga teknik pemotretatnya dapat mengatasi hambatan-hambatan, seperti pencahayaan dan kabut yang biasanya dihadapi oleh seorang fotografer ketika memotret dari udara. “Secara umum, saya melihat foto-foto Pak Widjaja sangat patut untuk dibagikan kepada penggemar fotografi dan penerbangan untuk menjadi rujukan. Kebetulan Pak Wijaja dan saya sama-sama pengguna kamera, sehingga saya beruntung mendapat kesempatan diskusi dengan Pak Widjaja tentang teknik-teknik fotografi dari udara,” tutur Alvin.

Widjaja Lagha mengakui, dirinya bukan fotografer profesional. Namun ia banyak belajar tentang fotografi dari buku-buku, dengan bertanya pada ahlinya, dan yang terpenting adalah pengalamannya di lapangan ketika memotret. Hasilnya memang tidak mengecewakan. Bahkan yang membanggakannya, puluhan ribu foto yang dikumpulkannya setiap kali ia memotret sudah mengisi komputer dan harddisk-nya.

Lebih membanggakannya lagi, sebagian besar dari foto-foto itu adalah foto-foto bandar udara dan pesawat terbang dengan logo dan livery berbagai maskapai penerbangan. Hebatnya, foto-foto itu kebanyakan hasil bidikannya dari kokpit dan kabin pesawat terbang. Seringkali pula ia bersiaga di ujung landasan pacu menanti momen tepat untuk memotret pesawat terbang yang akan lepas landas atau hendak mendarat.

Niat dan tekad yang kuat mendorong Widjaja untuk terus mengembangkan hobinya itu. Sekarang ia tambahkan bidikannya dengan membuat video. Kelengkapan hasil bidikannya; ada foto ada video, memberi “kekayaan” bagi karyanya.

Berbagi menjadi tujuannya kemudian. Hasil jepretannya tidak hanya disimpan dalam album pribadinya. Dibangunnyalah situs berisi karya-karya foto yang puluhan ribu itu. Lebih dari seratusan bandara sudah difotonya. Puluhan logo maskapai penerbangan di badan pesawat terbang telah menjadi objek pemotretannya. “Siapa yang memerlukan foto-foto itu, silakan. Gratis,” ucapnya pada netizen yang membuka laman www.gloopic.net.

Keinginannya rupanya belum terpuaskan. Berbagi belum cukup hanya di dunia maya. Maka buku inilah persembahannya bagi dunia nyata. Baru sebagian kecil dari foto-fotonya yang termuat dalam buku ini. Namun demikian, karya pertama ini dikemas dengan hati yang tulus untuk berbagi.

Yang paling penting adalah memperlihatkan pada dunia bahwa betapa kaya negara tercinta ini. Indonesia dengan ratusan landasan pesawat terbang patut diketahui oleh masyarakat, terutama generasi muda. Kekayaan ini sekaligus sebagai prasarana pemersatu bangsa. Bagaimana kita bisa memelihara potensi bangsa ini, bahkan mengembangkannya.