Categories
Transportation

Tak Ada Lagi Penumpang Melintas Rel KA

Para penumpang kereta api (KA) tidak lagi bisa melintas rel untuk pindah peron atau keluar dari stasiun demi menjamin keamanan dan keselamatan. Itu salah satu tujuan dari modernisasi stasiun KA, yang diprogramkan oleh Ditjen Perketetaapian Kementerian Perhubungan.

“Ada dua kegiatan besar yang dilakukan pada penghujung tahun ini (2018). Pertama, pembangunan double-double track, yang lama tapi tak selesai-selesai, tapi sudah dimanfaatkan sampai Cikarang sejak tahun 2017. Kedua, stasiun sudah dimodernisasi,” kata Zulfikri, Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin (22/10/2019) malam.

Menurut Dirjen, modernisasi stasiun KA memang terus dilakukan dan pada akhir November 2018 akan dioperasikan enam stasiun yang telah dimodernisasi. Keenam stasiun KA modern itu adalah Stasiun Klender, Stasiun Buaran, Stasiun Klender Baru, Stasiun Cakung, dan Stasiun Kranji pada lintas Manggarai-Bekasi; serta Stasiun Citeras pada lintas Tanahabang-Rangkasbitung. Di samping itu, akan dioperasikan pula satu Dipo baru, yaitu Dipo Cipinang.

Modernisasi stasiun KA dilakukan dengan mengusung konsep ramah lingkungan (ecogreen). Operasional stasiun pun menjadi hemat konsumsi listrik karena dibatasinya penggunaaan fasilitas pendingin udara. Stasiun-stasiun tersebut berlantai dua, dilengkapi lift dan eskalator untuk mengakomodasi masyarakat berkebutuhan khusus, seperti lansia, difabel, ibu hamil, dan anak-anak.

“Beberapa stasiun juga sudah terintegrasi dengan busway,” kata Zulfikri. Di samping itu stasiun KA modern itu dilengkapi dengan ruang menyusui, mushola, ruang kesehatan, dan toilet.

Stasiun-stasiun KA modern tersebut memiliki peron yang panjang. Perpanjangan peron-peron itu untuk mengakomodasi rangkaian panjang KRL dengan 12 kereta dan lonjakan penumpang. Hal ini terkait dengan kondisi di lapangan bahwa ada pertumbuhan perumahan baru di sepanjang jalur KA.

Ketua Forum Transportasi Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Aditya Dwi Laksana mengatakan, persoalan pengembangan transportasi KA memang terkendala infrastruktur. Maka ia pun menyambut baik pengoperasian stasiun-stasiun yang dimodernisasi itu.

“Stasiun modern yang akan dioperasikan itu letaknya tak beda jauh dengan yang ada sekarang, kecuali Stasiun Buaran yang jaraknya jauh, 300-500 meter. Maka akses pendukungnya harus saling melengkapi. Kondisikan keberadaan stasiun itu dengan daya dukung lingkungan yang memadai,” kata Aditya.

Aditya juga berharap jika ada pembangunan infrastruktur harus disosialisasikan jauh-jauh hari agar masyarakat tidak kaget. “Pelayanan pasti akan menurun dan penumpang menjadi tidak nyaman,” ujarnya.

Dengan modernisasi stasiun tersebut, Pemerintah berharap animo masyarakat dalam menggunakan moda KA terus meningkat. Maka target 1,2 juta penumpang per hari yang terlayani KRL pada tahun 2019 dapat terealisasi.

Peningkatan jumlah penumpang itu juga didukung oleh pembangunan double-double track lintas Manggarai-Bekasi, yang rencananya akan diperpanjang hingga Cikarang. Pada lintas Tanah Abang-Rangkasbitung akan dioperasikan double track dan elektrifikasi di segmen Maja-Rangkasbitung. Sementara itu, pada lintas Manggarai-Bekasi akan beroperasi double-double track segmen Jatinegara-Kranji.

“Kita mendukung pembangunan infrastruktur KRL yang jangkauannya makin memanjang. Ke Rangkasbitung itu sepanjang 79 km dan ke timur sudah 120 km dengan penambahan 43 km ke Cikarang. Kita harus melayani pergerakan komuter ini,” kata Zulfikri.

Categories
Transportation

Hasil Penelitian Litbang Perhubungan Diupayakan Membumi

Peran Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbang Perhubungan) makin dibutuhkan untuk mengembangkan transportasi nasional. Maka agar hasil penelitian yang dilakukannya bermanfaat dan membumi, Balitbang Perhubungan ingin mendapatkan masukan-masukan dari berbagai pihak dalam penyusunan rencana strategisnya untuk periode tahun 2020-2024.

“Bagaimana renstra (rencana strategis) ke depan dijadikan membumi. Kalaupun rencana dan konsep bagus, tapi seperti di awang-awang, tak akan ada manfaatnya,” kata Sugihardjo, Kepala Balitbang Perhubungan usai Focus Group Discussion (FGD) “Peran Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan untuk Perkembangan Transportasi Nasional” di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Sugihardjo menambahkan, hasil penelitian Balitbang Perhubungan juga jangan sampai terhenti sampai tataran konsepsi, tapi bagaimana caranya agar dapat diimplementasikan. “Bagaimana untuk itu bisa bekerja sama dengan berbagai pihak di dalam ataupun luar negeri. Begitu pula penelitian-penelitian untuk sub sektor di Kementerian Perhubungan, harus jelas bagaimana manfaatnya nanti,” ucapnya.

FGD Peran Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan untuk Perkembangan Transportasi Nasional” di Jakarta

Pada FGD tersebut hadir para pembicara, yakni Chairman DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi, Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Kementerian Perhubungan Umar Aris, MY Jinca dari Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Makassar, Guru Besar Transportasi Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan Ketua Presidium MTI Agus Taufik Mulyono, serta Vice President Corporate Planning & Tranformation PT Angkasa Pura I Ramdan Pradana, dengan moderator Sekretaris Balitbang Perhubungan Rosita Sinaga. FGD untuk latar belakang studi itu merupakan dasar dalam penyusunan definisi ulang Balitbang Perhubungan.

Menurut Agus, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan agar Balitbang Perhubungan bisa berperan besar. Antara lain, belum optimalnya kerja sama dengan perguruan tinggi, badan usaha, dan asosiasi. Hasil inovasi publikasi penelitiannya juga masih kalah bersaing dengan pelayanan teknologi digital global. Begitu juga sistem data base-nya yang belum terorganisasi dengan optimal, terkesan tidak akurat, dan sulit diakses publik.

“Padahal peran Balitbang Perhubungan memiliki potensi strategis untuk memperbaiki rumusan kebijakan transportasi yang lebih baik,” ujar Agus.

Hal tersebut direspons positif oleh Ramdan, yang mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan hasil-hasil penelitian Balitbang Perhubungan untuk pengembangan bandara-bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I. “Masih banyak bandara yang harus dikembangkan. Untuk ini diperlukan data akurat dari hasil survei dan penelitian,” ujarnya.

Categories
Transportation

Terungkap! Inilah Kemungkinan Penyebab Tsunami di Teluk Palu

Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) yang menerjunkan kapal survei canggih KRI Spica-934 menemukan longsoran di dasar laut Teluk Palu pada kedalaman sekitar 200-500 meter. Longsoran inilah yang diyakini beberapa peneliti sebagai penyebab gelombang tsunami yang melanda Palu.

Kapal Spica 934 diterjunkan untuk melaksanakan survei dan pemetaan perairan Teluk Palu pasca gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala. Kapal jenis Bantu Hidro-oseanografi (BHO) dengan komandan Letkol Laut (P) Hengky Iriawan, S.T. ini telah tiba di perairan Palu, Sabtu sore (6/10). Tugasnya, mengumpulkan data-data hidro-oseanografi.

Kapal survei tercanggih yang dimiliki Pushidrosal yang beroperasi sejak tahun 2015 ini dilengkapi Multibeam Echousounder laut dalam, Side Scan Sonar, serta Remotely Operated Vehicle (ROV). Selain itu juga dilengkapi peralatan Autonomous Underwater Vehicle (AUV) yang berfungsi melaksanakan pencitraan bawah laut sampai dengan kedalaman 1.000 meter

Menurut Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., pasca gempa Palu dan Donggala, Pushidrosal telah menerjunkan dua tim yaitu Tim Tanggap Darurat yang diberangkatkan sehari setelah kejadian gempa terjadi dan dan kapal Survei KRI Spica-934.

“Hal ini merupakan salah satu wujud sumbangsih teknologi yang dimiliki Pushidrosal serta misi kemanusiaan ” katanya.

Kedua Tim survei tersebut melaksanakan pemeruman area Teluk Palu atau sekitar alur pelabuhan. Untuk kontur yang dalam dilaksanakan KRI Spica-934, sementara untuk kontur yang dangkal akan koordinasikan dengan Tim Unit Tanggap Darurat / Unit Pesisir.

“Dua tim tersebut diterjunkan guna memberikan jaminan keamanan dan keselamatan Navigasi di alur masuk pelabuhan, perairan pelabuhan sehingga pasokan bantuan kemanusian, kesehatan juga pengiriman alat berat lewat laut dapat berjalan dengan lancar dan aman, sehingga operasi kegiatan kemanusiaan dapat berjalan optimal” tegasnya.

Pushidrosal melakukan survei dan pemetaan hidro-oseanografi di alur pelabuhan, perairan pelabuhan dan mencari pantai alternatif untuk pendaratan LST juga akan melakukan survei untuk pembaharuan peta laut di perairan Palu serta data yang diperoleh akan disiapkan untuk pembuatan peta tematik mitigasi bencana gempa untuk memberikan informasi kepada pemerintah dan masyarakat dalam upaya mengurangi dampak gempa.

“Dari data yang diperoleh dan analisa tim Pushidrosal menemukan adanya longsoran dasar laut pada kedalaman 200-500 m di Tanjung Labuan atau Wani Teluk Palu,” seperti dikutip dari siaran pers Pushidrosal, Jakarta, Jumat (12/10).

Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro mengatakan, KRI Spica melakukan survei full covered menggunakan Multibeam Echosounder EM-302, yang mampu mengukur kedalaman hingga 6.000 meter di dalam Teluk Palu. Selain itu kapal itu juga mengecek kemungkinan adanya spot kedangkalan di mulut teluk dan area pemeruman di luar perairan Teluk Palu. Hal itu kata dia, bertujuan memperkuat data untuk pembuatan peta tematik mitigasi bencana.

Data terbaru Pushidrosal memberikan informasi dasar laut yang lebih detail. Dengan Multibeam Echosounder, perubahan topografi dasar laut dapat digambarkan dengan lebih jelas. Diharapkan, data dan informasi ini menjadi dasar untuk prediksi proses-proses geologi dan menjadi informasi penting dalam usaha mitigasi bencana.

Categories
Transportation

Gempa 6,3 Magnitudo Mengguncang Jawa Timur, 3 Orang Meninggal

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo M 6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10) pukul 01.57 WIB. BMKG melaporkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km. Gempa tidak menimbulkan tsunami.

Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke BPBD Provinsi Jawa Timur. Data sementara dampak gempa dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah adalah di Kecamatan Gayam Kabupaten Semenep Jawa Timur. Korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri.

Gempa M6,4 yang kemudian telah dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG terasa di seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan  Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang,  Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan. Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa.

Categories
Transportation

Terapkan Reka Lalu Lintas Ganjil-Genap di Kota-kota Besar

Keberhasilan reka lalu lintas ganjil-genap menguraikan kemacetan ruas jalan di Jakarta dan sekitarnya bisa menjadi contoh. Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Darat pun mendorong Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan untuk mengkaji kemungkinan menerapkan manajemen reka lalu lintas ganjil-genap itu.

“Di Denpasar, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan kota-kota besar lainnya bisa mulai melakukan kajian pada ruas-ruas jalan di dalam kotanya. Kalau visi rasionya sudah di atas 0,7 apalagi mendekati satu, kemungkinan bisa menerapkan manajemen reka lalu lintas ganjil-genap,” kata Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (26/9/ 2018).

Budi mengatakan, di Denpasar, Bali, akan ada Pertemuan Tahunan IMF-World Bank pada 8-14 Oktober 2018. “Kami menawarkan untuk menerapkan ganjil-genap tapi beda dengan di Jakarta. Di Bali waktu diberlakukannya pukul 06.00-09.00 pagi dan pukul 17.00-19.00 sore. Kami harapkan ada respons positif. Tinggal kita buat regulasi Peraturan Menteri (Perhubungan) untuk Bali itu,” ujarnya.

Rekayasa lalu lintas ganjil-genap itu diberlakukan bagi kendaraan pribadi pelat hitam. Operasional mobil angkutan barang juga akan dibatasi dalam kebijakan yang sama. Kendaraan yang dikecualikan, antara lain, mobil dinas, ambulans, derek, angkutan umum plat kuning, angkutan sewa khusus berstiker, dan kendaraan delegasi berstiker.

Budi memang ingin membiasakan masyarakat, jika ada perhelatan besar, apalagi ajang internasional, akan ada rekayasa lalu lintas. “Kita ingin mengedukasi masyarakat agar mulai meninggalkan penggunaan kendaraan pribadi. Seperti di Denpasar nanti, selama ada rekayasa lalu lintas, kita akan siapkan bus umum. Masyarakat Bali kooperatif dan tidak ada masalah, sehingga ganjil-genap itu bisa dijalankan,” tuturnya.

Kemacetan di kota-kota besar di Indonesia memang sudah makin terasakan. Di Yogyakarta misalnya, masyarakat mulai mengeluhkan macetnya ruas-ruas jalan di wilayahnya, apalagi Sabtu-Minggu dengan bertambahnya kendaraan wisatawan. Begitu juga di kota Bandung, yang menjadi tujuan wisata warga Jakarta dan sekitarnya. Hal ini sesuai dengan hasil riset Inrix tahun 2017, yang merilis bahwa tingkat kemacetan kota-kota di dunia, termasuk di Indonesia, mengalami kenaikan.

Foto: Reni

Categories
Transportation

Start-up Transhub Challenge Menunggu Bapak Angkat

Enam pemenang Transhub Challenge 2018 sudah ditetapkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbang Perhubungan). Baru satu start-up yang mendapatkan bapak angkat Bank BRI, yaitu Log-In sebagai finalis terbaik pertama kategori umum.

“Saya ingin inovasi yang telah dihasilkan dari para pemenang dapat diterapkan di berbagai institusi. Inovasi ini harus diimplementasikan dengan baik demi terciptanya keamanan dan keselamatan transportasi. Saya akan memberikan pembina bagi para pemenang. BRI sudah ambil satu pemenang,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada Puncak Acara dan Penyerahan Hadiah bagi Pemenang Transhub Challenge 2018 di Jakarta, Kamis (13/9/2018) malam.

Bapak angkat berperan sebagai pembina yang membantu dari segi manajerial, finansial, dan pengembangan lebih lanjut atau membuka peluang untuk bermitra bisnis lebih lanjut. “Saya berharap para finalis segera mendapatkan bapak angkatnya,” ujar Menhub.

Dari panggung, Menhub pun menunjuk bapak angkat untuk enam pemenang. Finalis terbaik pertama kategori mahasiswa yang mengusung teknologi SharC akan dibina oleh Blue Bird, lalu yang kedua CONsecure akan dibina oleh Pelni, dan yang ketiga Nitih-Nitih akan dibina oleh Damri. Sementara untuk kategori umum, yang pertama Log-In sudah mendapat bapak angkat BRI, sedangkan yang kedua Trainsity ditunjuk PT KAI dan ketiga Mata Garuda akan dibina oleh Garuda Indonesia.

Sebelumnya Menhub mengatakan, ia menginisiasi agar Balitbang Perhubungan tidak bekerja sendirian, tapi mengajak mahasiswa dan masyarakat umum untuk melihat realitas kompetisi kreatif. “Di luar sana banyak yang kreatif dan inovatif,” ujarnya. Dia pun berterima kasih kepada kalangan umum dan mahasiswa atas kontribusi yang baik dan inovatif serta menunjukkan kemampuan dan perhatiannya terhadap transportasi masa depan.

Memang dengan diselenggarakannya Transhub Challenge 2018 yang pertama kali itu, Balitbang Perhubungan mendapat respons positif. “Penting bagi kami memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk turut memberikan masukan inovatif bagi transportasi Indonesia,” kata Sugihardjo, Kepala Balitbang Perhubungan.

Ada 214 peserta yang mengirimkan ide bisnisnya, terdiri dari 88 peserta kategori umum dan 126 peserta kategori mahasiswa. Setelah melalui seleksi administrasi, terdapat 141 peserta yang lulus, yakni 64 peserta kategori umum dan 77 peserta kategori mahasiswa. Selanjutnya melalui seleksi proposal, terpilih finalis 10 peserta kategori mahasiswa dan 10 peserta katergori umum.

Ketua Dewan Juri untuk kategori umum, Suhono Harso Supangkat (Guru Besar ITB) mengatakan, dari 64 peserta itu banyak yang memberikan solusi inovatif bagi sektor transportasi. Begitu juga menurut Ketua Dewan Juri untuk kategori mahasiswa, Budi Mulyawan Suyitno (mantan Menhub), ide bisnis dari mahasiswa tak kalah kreatifnya. Para juri pun memberi apresiasi positif pada seluruh peserta.

Selanjutnya, inovasi dari para pemenang akan diimplementasikan dengan baik. Berbagai langkah untuk menjembatani kebutuhan pengembangan dan implementasi ide bisnis tersebut akan segera dilakukan.

“Balitbang Perhubungan menginisiasi wadah Transhub Community yang akan menampung para peserta Transhub Challenge. Akan diadakan berbagai kegiatan, seperti knowledge sharing, networking, update informasi melalui webinar (seminar dengan web) untuk berbagi informasi,” jelas Sugihardjo.

Kegiatan tersebut memang tidak akan berhenti setelah adanya pemenang. “Kegiatan ini akan dilaksanakan setiap tahun untuk menggali kreativitas dan inovasi agar masalah-masalah sektor transportasi dapat terselesaikan dengan baik,” ucap Menhub.

Categories
Transportation

Ingin Edukasi Soal Haji dan Umroh BNI Syariah Gelar Ekspo Internasional

Jumlah kuota haji Indonesia saat ini merupakan yang terbesar di dunia, yakni 221.000 jemaah. Sementara jumlah jemaah umroh saat ini sekitar 1,2 juta orang, terbesar kedua setelah Pakistan dengan hampir 1,5 juta jemaah. Besarnya antusiasme masyarakat Indonesia untuk berhaji dan berumroh, juga berwisata halal, mendorong BNI Syariah bersama Alia Convex untuk menggelar “BNI Syariah International Islamic Expo 2018″ di Assembly Hall Jakarta Convention Centre pada 21-23 September.

“Kami mendukung pengembangan bisnis haji dan umroh dengan memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dalam beribadah haji dan umroh, serta wisata halal,” kata Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis Komersial BNI Syariah dalam jumpa pers penyelenggaraan “BNI Syariah International Islamic Expo 2018” di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Menurut Dhias, pada ekspo tersebut pihaknya berharap dapat mempertemukan stakeholders dari negara-negara tujuan wisata muslim dalam satu kegiatan pameran yang bertaraf internasional. “Kami juga ingin mengedukasi masyarakat mengenai perjalanan haji dan umroh,” ujarnya.

Dhias mengakui, tidak sedikit masalah yang dialami oleh masyarakat saat menjalankan ibadah haji dan umroh. Untuk itu, pada ekspo ini juga akan diadakan talk show dan seminar, juga solusi keuangan yang hasanah, termasuk program Indonesia Berhaji.

BNI Syariah International Islamic Expo 2018 merupakan gelaran pameran perjalanan haji dan umroh terbesar di Indonesia. Diikuti oleh 140 tenant supply chain yang menyokong kegiatan haji dan umroh dan membentuk halal ecosystem, baik dari dalam maupun luar negeri. Dihadiri pula oleh 58 perusahaan internasional yang bergerak di bidang haji dan umroh (penyedia jasa hotel, transportasi, visa, katering, dan telekomunikasi) serta 22 perwakilan internasional (maskapai penerbangan serta perwakilan negara-negara tujuan wisata halal dari negara-negara di Timur Tengah, Central Asia, Eropa, dan Asia). Ada pula 25 perusahaan penyelenggara resmi perjalanan umrah dan haji khusus serta 35 perusahaan dalam negeri yang bergerak dalam bidang makanan minuman halal, kosmetik, dan fesyen untuk menunjang Indonesia sebagai tujuan wisata halal dunia.

BNI Syariah pun hadir mengusung Hasanah Banking Partner dan akan meluncurkan kampanye Indonesia Berhaji pada 21 September 2018. BNI Syariah mengajak masyarakat untuk mempersiapkan keberangkatan haji selagi muda, mengingat masa tunggu ibadah haji semakin panjang bahkan mencapai 30 tahun. Nasabah BNI Syariah juga dapat memiliki Kartu Haji dan Umroh Indonesia apabila membuka rekening tabungan BNI iB Baitullah Hasanah.

Dhias mengungkapkan, alhamdulillah total dana tabungan BNI Baitullah iB Hasanah per Juni 2018 sebesar Rp1,4triliun, meningkat 34% dibandingkan periode Juni 2017 yang Rp1,058triliun. “Dengan adanya program Indonesia Berhaji, kami berharap dapat meningkatkan dana Tabungan Baitullah iB Hasanah, sehingga mencapai target Rp1,5triliun hingga Desember 2018,” tuturnya.

Categories
Transportation

Nah, Akhirnya LRT Jakarta Koridor 1 Diuji Coba

Light Rail Transit (LRT) Jakarta koridor 1 fase 1 sedang diuji coba dan dioperasionalkan secara terbatas. LRT yang diuji coba itu beroperasi  antara Stasiun Velodrome hingga Stasiun Mall Kelapa Gading. Uji coba berlangsung selama 30 hari kalender dimulai tanggal 21 Agustus hingga 20 September 2018 mendatang.

Operasional terbatas yang dimaksud adalah penumpang yang diangkut merupakan undangan dan bukan masyarakat umum. Penumpang pun tidak dikenakan tarif alias gratis. Selama masa uji coba, hanya satu train set yang digunakan untuk bolak balik antara Stasiun Velodrome menuju Stasiun Kelapa Gading sejauh 4,7 kilometer.

“Ada lima stasiun yang dilalui yakni Stasiun Velodrome, Stasiun Pacuan Kuda, Stasiun Pulomas, Stasiun Kelapa Gading Boulevard, dan Stasiun Mall Kelapa Gading. Kelima stasiun tersebut hingga saat ini masih dalam proses pembangunan,” tutur Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri di Jakarta, Rabu (29/8). Tambahnya, “LRT Jakarta ini akan terus dievaluasi sampai dinyatakan laik dioperasionalkan untuk umum. PT Jakarta Propertindo wajib menyelesaikan seluruh pekerjaan pembangunan LRT setelah pelaksanaan uji coba pengoperasian.”

Fasilitas modern dan ramah bagi penyandang disabilitas

Rangkaian trainset LRT Jakarta yang diuji coba. Foto: Dok. Humas Ditjen Perkeretaapian Kemenhub RI.

Di sisi lain, Zulfikri memastikan  LRT Jakarta juga ramah dan layak bagi penyandang disabilitas. Seluruh fasilitas yang dibangun telah memperhitungkan kebutuhan masyarakat, termasuk para penyandang disabilitas.

“Kami ingin pembangunan fasilitas transportasi modern ini bisa dinikmati seluruh warga masyarakat tanpa terkecuali termasuk penumpang berkebutuhan khusus” ungkap Zulfikri.

LRT juga dilengkapi dengan fasilitas modern antara lain: eskalator, lift untuk penumpang berkebutuhan khusus, ramp, CCTV, ruang medis, guiding block untuk menuntun jalan penumpang tunanetra, toilet bagi difabel, serta kursi prioritas di peron maupun di dalam kereta. Selain itu, nantinya terdapat petugas pelayanan di stasiun yang akan membantu penyandang disabilitas untuk naik dan turun kereta.

Zulfikri menerangkan, penyediaan sarana dan prasarana ramah penyandang disabilitas tersebut merupakan upaya pemerintah memenuhi haknya sesuai Undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melalukan pembenahan dan penambahan fasilitas bagi penyandang disabilitas sebelum akhirnya moda transportasi modern tersebut diresmikan tahun 2019 mendatang.

 

Categories
Transportation

Laik Operasi, LRT Jakarta Lakukan Uji Coba Terbatas

Light Rail Transit (LRT) Jakarta Koridor 1 Fase 1 dinyatakan laik untuk dioperasionalkan secara terbatas. Operasional dalam rangka uji coba LRT antara Stasiun Velodrome hingga Stasiun Mall Kelapa Gading tersebut berlangsung selama 30 hari kalender dimulai tanggal 21 Agustus hingga 20 September 2018 mendatang.

Operasional tersebut ditandai dengan turunnya dua surat rekomendasi dari Kementerian Perhubungan. Pertama, rekomendasi teknis prasarana perkeretaapian jalur ganda layang dan bangunan kereta api ringan (LRT) Jakarta antara Stasiun Velodrome dan Stasiun Mall Kelapa Gading. Dan, kedua rekomendasi teknis pengoperasian perkeretaapian fasilitas operasi LRT Jakarta antara Stasiun Velodrome dan Stasiun Mall Kelapa Gading.

“Operasional secara fungsional ini bersamaan dengan perbaikan teknis sesuai rekomendasi dari tim pengujian Balai Pengujian Perkeretaapian,” ungkap Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri, di Jakarta, Kamis (23/8).

Zulfikri menerangkan, operasional terbatas yang dimaksud adalah penumpang yang diangkut merupakan undangan dan bukan masyarakat umum. Penumpang tidak dikenakan tarif alias gratis. Selama masa uji coba, hanya satu train set yang digunakan untuk bolak balik antara Stasiun Velodrome menuju Stasiun Kelapa Gading sejauh 4,7 kilometer tersebut.

LRT seksi satu yang menggunakan jalur ganda layang (elavated) tersebut, lanjut Zulfikri, melintasi lima stasiun yakni Stasiun Velodrome, Stasiun Pacuan Kuda, Stasiun Pulomas, Stasiun Kelapa Gading Boulevard, dan Stasiun Mall Kelapa Gading. Kelima stasiun tersebut hingga saat ini masih dalam proses pembangunan.

“Uji pertama terhadap stasiun-stasiun tersebut akan dilakukan apabila proses pembangunan telah selesai 100 persen dan dokumen pendukung telah dilengkapi oleh PT Jakarta Propertindo. Selama uji coba, PT Jakarta Propertindo bertanggungjawab penuh terhadap gangguan operasi dan keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya.

Zulfikri menambahkan, hasil uji coba terbatas tersebut nantinya harus dilaporkan oleh PT Jakarta Propertindo. BUMD Provinsi DKI Jakarta tersebut pun diwajibkan menyelesaikan seluruh pekerjaan pembangunan LRT setelah pelaksanaan uji coba pengoperasian.

Categories
Transportation

Asian Games 2018: Paralayang Raih Medali Emas Lagi

Hari ini, kontingen Asian Games Indonesia kembali meraih medali emas dari cabang paralayang. Emas dipersembahkan oleh Jafro Megawanto dari nomor ketepatan mendarat. Jafro Megawanto mencatat nilai terbaik dari 33 atlet. Selain dia, wakil Indonesia lainnya pada nomor ini adalah Joni Effendi.

Dengan tambahan satu emas, total paralayang sudah mengoleksi tiga medali. Sehari sebelumnya, Indonesia mendapat satu medali emas dari ketepatan mendarat tim putra dan perak dari ketepatan mendarat tim putri.

Sehari sebelumnya, tim paralayang Indonesia mendapatkan satu medali emas dan satu medali perak pada Rabu (22/8) siang dari cabang paralayang (paragliding). Medali emas dipersembahkan tim putra paralayang Indonesia dari nomor ketepatan tim (men’s team accuracy). Hening Paradigma dkk menjadi yang terbaik, mengungguli tim putra Cina dan Malaysia. Sementara itu, tim putri Indonesia berhasil mempersembahkan medali perak dari nomor ketepatan tim. Medali emas diraih kontingen Thailand, sedangkan perunggu didapat Korea Selatan.

Wakil Ketua Umum KONI Mayor Jenderal TNI Purn Suwarno mengatakan raihan ini sebagai sejarah pertama Paralayang meraih emas di Asian Games.

“Karena ini pertama kalinya Paralayang dipertandingkan di Asian Games,” kata Suwarno.

Indonesia menurunkan lima atlet putra pada nomor KTM beregu yakni Aris Apriansyah, Joni Efendi, Jafro Megawangi, Hening Paradigma, Roni Pratama. Sedangkan beregu putri ada tiga atlet putri yakni Lis Adriana, Ike Ayu Wulandari, dan Rika Wijayanti.

Hingga saat ini, Indonesia mengoleksi 20 medali secara total, dengan rincian, 7 medali emas, 5 perak, dan 8 perunggu.