Angkasa Pura II Tambah Fasilitas Publik di Bandara Soekarno-Hatta



Angkasa Pura II mengaku sudah menambah fasilitas publik yang ada di bandara terbesar di Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Caranya adalah dengan mengubah 50 ruang komersial di semua terminal menjadi fasilitas publik dengan pengosongan dimulai sejak periode Mei hingga Agustus 2015.

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Angkasa Pura II Faik Fahmi mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan sterilisasi ruang komersial di Bandara Soekarno-Hatta secara bertahap agar pelayanan kepada penumpang semakin prima. Namun, Faik menuturkan Angkasa Pura II akan tetap memperhatikan kontrak yang terjalin dengan penyewa ruangan agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Menurut Faik, langkah yang dilakukan oleh Angkasa Pura II itu semata-mata untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada pengguna jasa bandara. Pasalnya, kapasitas Bandara Soekarno-Hatta sekarang ini sudah sangat padat. “Permasalahan utama Soetta adalah kapasitas. Seharusnya untuk 22 juta penumpang, tetapi sekarang sudah mencapai 60 juta penumpang. Dampaknya bermacam-macam, termasuk pelayanan, di mana penumpang merasa tidak nyaman,” kata Faik, sembari menambahkan bahwa ruang komersial yang dikosongkan akan diberi tempat duduk untuk para penumpang.

Lebih lanjut, Faik menerangkan, pengosongan ruang komersial dan mengubahnya menjadi fasilitas publik sebenarnya akan mengurangi potensi pendapatan Angkasa Pura II. Namun, Angkasa Pura II akan mencari cara untuk menggenjot pendapatan dari sektor lain. “Langkah ini ditempuh dengan perencanaan sejak jauh-jauh hari. Intinya, demi meningkatkan pelayanan kami,” imbuh Faik.

Foto: Tri Setyo Wijanarko/PhotoV2.com for Indo-Aviation.com

Be the first to comment

Leave a Reply