Akhir 2016, Batik Air akan Jadi Maskapai Terbesar Ketiga di Indonesia



Maskapai penerbangan Batik Air baru diluncurkan pada Mei 2013, dengan tahap awal mengoperasikan sebanyak empat pesawat Boeing 737-900ER. Ekspansi tahap awal anak perusahaan Lion Group ini relatif lambat karena hanya menambah dua pesawat Boeing 737-900ER lagi di semester kedua 2013. Bahkan Batik Air tidak menambah pesawat sama sekali pada tujuh bulan pertama di tahun 2014.

Akan tetapi, ekspansi itu kemudian menjadi sangat agresif di empat setengah bulan terakhir 2014, yakni dengan menambah enam pesawat Boeing 737-800 dan enam pesawat Airbus A320. Hingga kini Batik Air telah mengoperasikan sebanyak 31 pesawat dari tiga varian, dan jumlah itu akan bertambah menjadi 33 pesawat di akhir 2015.

Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie mengatakan seperti yang dilansir CAPA bahwa Batik Air akan menambah 16 pesawat Airbus A320 ke dalam armadanya pada tahun 2016. Dengan demikian Batik Air akan mengakhiri tahun 2016 dengan total 49 pesawat. Hal itu akan membuat Batik Air menjadi maskapai penerbangan terbesar ketiga di Indonesia dalam hal jumlah pesawat setelah Garuda Indonesia dan Lion Air.

Saat ini Batik Air telah menjadi maskapai penerbangan terbesar ketujuh berdasarkan jumlah armada pesawat setelah menyalip Indonesia AirAsia. Pada akhir 2016, Batik Air seharusnya bisa mengungguli beberapa maskapai penerbangan lain seperti Sriwijaya Air, Wings Air, Citilink Indonesia, dan Susi Air untuk menjadi maskapai penerbangan terbesar ketiga di Indonesia. Sedangkan di kancah internasional, Batik Air akan menjadi maskapai penerbangan nomor 11 di Asia Tenggara pada akhir 2016, hanya kalah dari Thai AirAsia yang melakukan ekspansi dengan mengoperasikan sebanyak 50 pesawat di akhir tahun tersebut.

Foto: Airbus

Be the first to comment

Leave a Reply