AirNav Indonesia Layani Penerbangan Haji Tanpa Kendala



Ilustrasi pesawat sedang terbang.

Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia, melayani penerbangan haji dengan lancar. Pernyataan ini disampaikan  Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia, Didiet K. S. Radityo, Kamis 17 Agustus 2017.

“Selain pemindahan embarkasi Jakarta dan Bekasi dari Bandara Halim ke Bandara Soekarno-Hatta akibat perbaikan runway Halim pada awal pemberangkatan haji bulan lalu, sejauh ini tidak terdapat kendala yang berarti. Slot time di Bandara Soekarno-Hatta masih memadai dan pemberangkatan bahkan kepulangan sudah terjadwal dengan baik. Pemberangkatan haji di Bandara lain di seluruh Indonesia juga mendapatkan pelayanan navigasi penerbangan dengan baik,” paparnya.

Pemerintan telah menetapkan 12 bandara di dua belas kota yang memberangkatkan jemaah haji Indonesia menuju tanah suci antara lain Aceh, Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Jakarta, Lombok, Makassar, Medan, Palembang, Solo dan Surabaya.

Ada 511 flight yang direncanakan pada tahun ini dan 309 flight atau sekitar 60% telah diberangkatkan dengan tujuan Jeddah dan Madinah. Garuda Indonesia telah memberangkatkan 182 dari 281 flight yang direncanakan, sedangkan Saudi Arabian Airlines telah menerbangkan sebanyak 127 dari 230 flight yang direncanakan.

Pada sisi layanan navigasi penerbangan, Didiet mengatakan bahwa AirNav Indonesia telah menyiapkan berbagai skenario dan prosedur untuk dapat menunjang penerbangan haji tahun ini. Bukan hanya dari segi teknis dan peralatan, sumber daya manusia yang dimiliki juga sangat siap untuk bekerjasama dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder penerbangan udara demi kelancaran penerbangan jemaah haji Indonesia.

“Berbagai skenario dan contingency plan telah kami siapkan dalam memberikan layanan navigasi penerbangan terbaik, yakni yang mengutamakan keselamatan dan efisiensi. Seluruh personel kami di lapangan sangat solid dalam berkolaborasi dengan seluruh stakeholder penerbangan seperti regulator, pengelola bandara dan maskapai penerbangan. Semoga seluruh upaya kita semua dalam mendukung kelancaran saudara-saudara kita dalam beribadah ke tanah suci, dapat mendapatkan nilai ibadah pula,”

Be the first to comment

Leave a Reply