AirAsia Rugi 405,73 Juta Ringgit Malaysia di Kuartal Ketiga 2015



Maskapai penerbangan berbiaya rendah AirAsia akhirnya memberikan pengumuman telah mengalami kerugian sebesar 405,73 juta ringgit Malaysia selama kuartal ketiga 2015. Kerugian yang cukup besar itu utamanya disebabkan oleh operasinya di Indonesia, meskipun perusahaan sudah mendapatkan laba operasi yang cukup besar.

Berdasarkan pengumuman AirAsia, perusahaan mendapatkan laba operasi sebesar 316 juta ringgit sepanjang kuartal ketiga 2015, naik dibandingkan dengan 200,38 juta ringgit di periode yang sama tahun lalu. Sedangkan laba operasi bersih yang didapatkan adalah 166,05 juta ringgit dibandingkan dengan 102,86 juta ringgit di kuartal ketiga tahun lalu. Sayangnya, imbas dari kerugian pada Indonesia AirAsia dan AirAsia India membuat AirAsia menderita kerugian sebesar 405,73 juta ringgit.

Kerugian yang berasal dari Indonesia AirAsia secara total adalah sebesar 625 juta ringgit, dengan rincian 155,73 juta masuk dalam tahun berjalan dan sebesar 469,28 juta ringgit merupakan kerugian yang tidak terserap dari tahun-tahun sebelumnya. Sementara itu, kerugian yang berasal dari AirAsia India sebesar 29,74 juta ringgit.

Sepanjang kuartal ketiga 2015, AirAsia mencatatkan pendapatan sebesar 1,51 miliar ringgit, naik 15 persen dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama tahun 2014. Jumlah penumpang yang berhasil diterbangkan oleh AirAsia sepanjang Juli-September 2015 mengalami peningkatan sebesar 19 persen menjadi 6,29 juta, ditopang oleh pertumbuhan kapasitas kursi sebesar 7 persen dan load factor rata-rata yang mencapai 82 persen.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply