A320neo dan 737 MAX Bisa Percepat Ekspansi Internasional Batik Air



Anak perusahaan Lion Group yang bergerak dalam segmen penerbangan full service, Batik Air, menargetkan bisa mempercepat ekspansi rute penerbangan internasional pada tahun 2017 ketika menerima pesawat Airbus A320neo (new engine option) yang pertama. Seperti diketahui, Lion Group telah memesan pesawat Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX yang memiliki jarak jangkau lebih jauh dibandingkan dengan Airbus A320ceo (current engine option) dan Boeing 737 Next Generation yang ada saat ini. Dengan pesawat Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX, Batik Air bisa membuka rute penerbangan internasional jarak menengah yang sekarang belum bisa dijangkau menggunakan armadanya.

Untuk strategi jangka panjang, Batik Air berencana membentuk Bandara Sam Ratulangi Manado sebagai hub penerbangan internasional dari wilayah Indonesia bagian timur. Manado akan digunakan untuk melayani penerbangan menuju Korea Selatan dan China. Sementara itu, di Indonesia bagian barat, Batik Air memilih Bandara Hang Nadim Batam sebagai hub penerbangan internasional ke arah barat, termasuk India.

Dalam waktu dua tahun mendatang, Batik Air akan kembali melirik untuk mengoperasikan pesawat berbadan lebar agar bisa melayani rute-rute penerbangan yang lebih jauh. Sebelumnya Lion Group sudah pernah memesan lima pesawat Boeing 787-8 Dreamliner yang rencananya akan digunakan oleh Batik Air. Tapi kemudian pesanan ini dibatalkan pada tahun 2014.

Setidaknya untuk saat ini Batik Air akan fokus terlebih dahulu beroperasi mengandalkan pesawat lorong tunggal dan dengan melayani rute penerbangan domestik. Ini merupakan strategi yang cukup masuk akal bagi maskapai penerbangan yang baru berumur dua tahun dan memiliki peluang yang bagus di Indonesia, sebuah pasar penerbangan domestik terbesar kelima di dunia.

Foto: Airbus

Be the first to comment

Leave a Reply