Inilah Cagar Budaya Tebing Breksi



Tebing Breksi di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Foto: SriwijayaMagazine/Hidayat

Dengan menaiki kendaraan roda empat, kita bisa menempuh perjalanan ke cagar budaya Tebing Breksi selama sekitar satu jam dari pusat Kota Yogyakarta. Gugusan tebing kapur tampak dari kejauhan saat mulai memasuki area parkir. Tebing Breksi kini satu persatu mulai diukir membentuk beberapa motif pewayangan Jawa, dibentuk pilar-pilar besar, dan dibuatkan anak tangga menuju puncak tebing.

Ada baiknya datang ke Tebing Breksi sebelum tengah hari, karena cuaca sekitar akan terasa begitu panas dan mengharuskan kita untuk memakai topi atau payung. Saat menjelang sore hari juga menjadi waktu yang tepat jika ingin ke sini, dimana udara akan lebih sejuk dan berangin. Naiklah ke atas tebing jika kita ingin mengabadikan seluruh tebing dengan kamera. Pemandangan unik dan pesona indah yang disuguhkan dari deretan tebing-tebing kapur mampu mencuri perhatian setiap pengunjung yang datang.

Tebing Breksi adalah lahan bekas tambang batu kapur yang sudah tidak digunakan lagi. Tempat ini oleh penduduk lokal diolah menjadi sebuah objek wisata. Berlokasi di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Tebing Breksi kini tengah menjadi perbincangan bagi wisatawan domestik dan masyarakat lokal.

Untuk mencapai atas tebing, kita sebaiknya berhati-hati, karena tekstur batu kapur yang dimiliki Tebing Breksi bisa menjadi licin. Tebing Breksi atau Taman Tebing Breksi sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya. Prasasti penetapan Cagar Budaya tersebut ditandatangani oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan HB X pada Mei 2015.

Tidak hanya menjadi tebing kapur yang indah, di area Tebing Breksi juga terdapat Prasasti Tlatar Seneng pada bagian bawah, tepatnya dekat area parkir kendaraan. Prasasti ini adalah tempat pertunjukan budaya berupa panggung terbuka lengkap dengan kursi-kursi dari batu. Tempat ini dirancang khusus untuk menampilkan ragam pentas seni pada waktu-waktu tertentu. Area Tebing Breksi kini sudah dilengkapi dengan tempat makan atau jajanan bagi pengunjung yang datang.

Artikel ini merupakan kerjasama dengan Sriwijaya Magazine.

Be the first to comment

Leave a Reply