23 Negara Menjadi Anggota Dewan ICAO Kategori I dan II



Organisasi Penerbangan Sipil Dunia atau International Civil Aviation Organization (ICAO) telah memilih 23 negara menjadi Anggota Dewan untuk kategori I dan II periode 2016 – 2019. Pemilihan berlangsung pada Sabtu (1/10) di Montreal, Kanada. Anggota Dewan kategori I terdiri dari 11 negara, sementara kategori II 12 negara.

Yang termasuk dalam Anggota Dewan kategori I adalah negara-negara yang memiliki peran penting dalam dunia penerbangan sipil, sementara kategori II adalah negara yang memiliki kontribusi besar dalam fasilitas keselamatan penerbangan sipil.

Adapun negara yang terpilih menjadi Anggota Dewan ICAO Kategori I terdiri dari Australia, Brasil, Kanada, Republik Rakyat Tiongkok, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Sementara negara yang terpilih menjadi Anggota Dewan ICAO Kategori II, yaitu: Argentina, Kolombia, Mesir, India, Irlandia, Meksiko, Nigeria, Arab Saudi, Singapura, Afrika Selatan, Spanyol, dan Swedia.

Nasib Indonesia sendiri sebagai Anggota Dewan ICAO Kategori III baru akan ditentukan pada sidang tanggal 4 Oktober 2016 di Montreal, Kanada. Indonesia sebelumnya telah berjuang keras untuk dapat masuk sebagai salah satu negara anggota Dewan ICAO periode 2016-2019. Hal itu dilandasi keyakinan bahwa Indonesia memiliki sejumlah keunggulan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat rapat persiapan jelang Sidang Majelis Umum ICAO ke-39 di Montreal, mengatakan ada enam keunggulan yang dapat dijadikan modal bagi Indonesia untuk menggalang dukungan dari seluruh negara-negara anggota ICAO, di antaranya, standar keselamatan penerbangan Indonesia telah diakui oleh Federal Aviation Administration (FAA) ketegori 1, dan pencapaian tertinggi nilai standar keamanan ICAO (USAP) yaitu 94,5% dari 63%.

Foto: NCAirways