2017, Sriwijaya Air Targetkan Bisa Angkut 15 Juta Penumpang



Pada 2017 ini, Sriwijaya Air membidik setidaknya 15 juta penumpang bisa diangkut. Jumlah tersebut naik 34 persen dari realisasi tahun lalu sebanyak 11,2 juta orang. Seperti diungkapkan Direktur Komersial Sriwijaya Air Toto Nursatyo, saat ini, potensi pasar yang bisa digarap Sriwijaya Air Group saat ini masih sangat terbuka lebar, baik dari rute penerbangan domestik maupun rute internasional.

“Dengan melihat potensi pasar saat ini, kami optimistis total jumlah penumpang yang dapat diangkut Sriwijaya Air dan NAM Air mencapai 15 juta penumpang pada tahun ini,” katanya dilansir Bisnis.com.

Sriwijaya pun berencana meningkatkan kapasitas kursi pesawat melalui pengadaan armada guna merealisasikan target. Hingga akhir Desember 2017, sebanyak 15 pesawat baru akan datang hingga akhir Desember 2017.

Ke-15 pesawat baru tersebut, kata Toto, terdiri dari dua pesawat berbadan lebar (wide body) jenis B777, tujuh pesawat berlorong tunggal (narrow body) jenis B737 dan enam pesawat baling-baling jenis ATR.

“Sebenarnya, pemasukan [armada] itu lebih banyak karena ada empat pesawat yang mau kita phase out. Jadi pemasukan lebih dari itu. Hingga akhir Desember 2017, total armada kami mencapai 65 pesawat,” tuturnya.

Nantinya, pesawat B737 dan ATR akan digunakan untuk memperkuat jaringan penerbangan domestik. Khusus pesawat ATR, Sriwijaya Air Group akan mengoperasikannya di tiga tempat, yakni Papua, Sulawesi dan Manado. Adapun dua pesawat B777 Sriwijaya Air nantinya akan digunakan untuk melayani penerbangan umrah. Rencananya, dua pesawat berbadan lebar itu akan datang bertahap mulai November 2017.

Namun demikian, sambungnya, tidak menutup kemungkinan pesawat berbadan lebar itu juga dapat digunakan makapai untuk melayani rute-rute penerbangan lainnya, antara lain seperti rute penerbangan menuju China.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indoaviation.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply