2017, Batik Air Akan Datangkan 10 Pesawat Baru



Untuk mendukung upaya maskapai melebarkan sayapnya di kawasan regional, 10 pesawat Airbus A320 akan didatangkan maskapai yang tergabung dalam Lion Air Group, Batik Air pada 2017.

Seperti diungkapkan Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie  seiring dibukanya bandara-bandara baru di pelosok daerah, jumlah pengguna jasa angkutan udara domestik pada tahun depan diprediksi tumbuh tujuh persen.

“Untuk domestik, saya kira pertumbuhan penumpang pada tahun depan masih sama seperti tahun ini, didorong dari sejumlah bandara di kabupaten yang mulai dibuka, dan sudah bisa didarati pesawat jenis ATR,” katanya.

Pasar pengguna jasa angkutan udara internasional, dinilai Achmad, justru bakal lebih banyak digarap para maskapai. Apalagi, pemerintah memiliki program untuk menarik kunjungan turis asing mencapai 20 juta turis pada 2019.

Batik Air juga berencana membuka tiga rute baru internasional antara lain India dengan kota tujuan seperti Chennai, Kolkata dan Mumbai. Lalu, China dengan tujuan Shenzhen dan Guang Zhou, termasuk membuka rute Bali-Perth, Australia.

“Oleh karena itu, pertumbuhan penumpang internasional bakal lebih tinggi ketimbang domestik pada tahun depan. Tentunya, kami juga butuh armada baru untuk menangkap peluang itu,” tuturnya.

Saat ini, jumlah armada Batik Air sebanyak 37 unit. Dari jumlah tersebut, total frekuensi penerbangan Batik Air telah menembus 209 penerbangan per hari dengan tingkat ketepatan waktu terbang sekitar 95 persen.

Foto: Joe Roland S Bokau / Indo-Aviation.com