2015, Jumlah Pesanan Pesawat Airbus Diprediksi Ungguli Boeing



Airbus, produsen pesawat yang bermarkas di Toulouse (Perancis), diprediksi akan memenangkan persaingan dari rivalnya, Boeing, yang berasal dari Amerika Serikat, dalam hal jumlah pesanan pesawat yang diterima pada tahun 2015. Apalagi sepanjang Januari hingga November 2015, Airbus sudah mendapatkan pesanan lebih dari 1.000 pesawat. Akan tetapi, Boeing tetap nyaman di posisinya sebagai produsen pesawat terbesar di dunia lantaran ketertinggalan Airbus dalam hal pengiriman pesawat.

Airbus mengatakan bahwa perusahaan mendapatkan pesanan sebanyak 169 pesawat di bulan November 2015, membuat total pesanan pesawat sejak Januari sampai November 2015 berjumlah 1.079 pesawat. Setelah dikurangi dengan pembatalan dan konversi ke model lain, jumlah pesanan bersih yang diterima oleh Airbus sebanyak 1.007 pesawat.

Jumlah pesanan yang diterima oleh Airbus itu sangat timpang dengan apa yang didapatkan oleh Boeing. Terhitung mulai 1 Januari hingga 2 Desember 2015, produsen pesawat yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat, hanya berhasil mendapatkan pesanan sebanyak 655 pesawat. Setelah dikurangi dengan pembatalan, Boeing hanya mendapatkan pesanan bersih sebanyak 568 pesawat.

Meskipun demikian, Boeing tetap dinobatkan sebagai produsen pesawat terbesar di dunia dengan mengirimkan sebanyak 709 pesawat pada 11 bulan pertama tahun 2015. Angka ini hampir memenuhi target perusahaan yang ingin mengirimkan sebanyak 750 hingga 755 pesawat sepanjang tahun 2015. Di lain pihak, Airbus hanya mampu menyerahkan 556 pesawat kepada konsumennya sepanjang Januari hingga November tahun ini, termasuk di antaranya 10 pesawat baru Airbus A350-900 dan 24 pesawat superjumbo Airbus A380.

Foto: Istimewa

Be the first to comment

Leave a Reply