⁠⁠⁠Garuda Perkuat Rute Penerbangan di Kawasan Timur



ATR 72-600 Garuda Indonesia. Foto: Reni Rohmawati.

Garuda Indonesia kembali memperkuat rute-rute penerbangannya di kawasan timur Indonesia. Sebelumnya kala meluncurkan sub-brand Explorer dan Explorer-Jet tahun 2014, maskapai BUMN ini sudah mengerahkan armada ATR 72-600 dan CRJ1000 untuk menjelajah kawasan yang memiliki banyak potensi wisata itu.

Namun waktu itu, Garuda belum dapat mengembangkannnya dengan optimal. Waktu itu, di samping karena jumlah armadanya belum memadai dan biaya operasi pesawat relatif tinggi, juga pengembangan daerahnya masih tersendat-sendat.

I Wayan Supartrayasa, VP Regional Kalimantan, Sulawesi, & Papua PT Garuda Indonesia. Foto: Garuda Indonesia.

“Tahun ini Garuda sudah buka beberapa rute baru dari Makassar, seperti Makassar-Baubau-Kendari, Makassar-Luwuk, dan Makassar Raha, juga Makassar Palopo,” ujar I Wayan Supartrayasa, VP Regional Kalimantan, Sulawesi, & Papua PT Garuda Indonesia di Makassar, Jumat (28/7/2017).

Pembukaan rute-rute baru itu, selain untuk memperkuat jaringan penerbangannya, Garuda juga ingin memudahkan pengguna jasanya. “Kami ingin menghindari back track. Kalau dari Baubau ada yang mau ke Kendari misalnya, tak harus ke Makassar dulu, tapi sudah ada penerbangan langsung ke Kendari,” tutur Wayan, yang baru sebulan menempati posisinya sekarang. Sebelumnya, ia menempati pos Korea Selatan.

Di samping itu, untuk beberapa rute di wilayah yang dikelolanya, Wayan berencananya akan mengganti jenis pesawatnya. Contoh rute Manado- Luwuk-Makassar-Lombok yang saat ini diterbangi ATR 72-600 ingin diganti dengan Bombardier CRJ1000.

Saat ini, ada 39 penerbangan per hari yang dioperasikan Garuda dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Makassar menjadi salah satu hub utama Garuda, yang merupakan titik sentral ke kawasan timur. Ada belasan pesawat Garuda, tujuh di antaranya CRJ1000, yang ron (remain over night) atau menginap di bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I ini.

“Ada kenaikan jumlah penumpang di regional timur ini. Pada periode Januari-Juni 2017 kenaikan jumlah penumpang 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” ungkap Wayan.

Be the first to comment

Leave a Reply