​Pertama Terbang di Indonesia Boeing 737 MAX 8 Lion Air



Usai masa sibuk libur Lebaran, Lion Air menambah armadanya dengan pesawat Boeing 737 MAX 8. Pesawat baru yang pertama beroperasi di Indonesia ini akan dioperasikan untuk rute Denpasar-Guangzhou, China.

“Hari ini belum mulai terbang. Besok-besok kita lihat peta penerbangannya dulu. Yang pasti, pesawat ini (Boeing 737 MAX 8) akan terbang ke Guangzhou di China dari Denpasar,” kata Edward Sirait, Presiden Direktur Lion Air Group, usai menyambut pesawat terbaru keluaran pabrikan Boeing itu di apron Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta, (4/7/2017).

Menurut Edward, rute Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar-Bandara Internasional Baiyun Guangzhou akan diterbangi Lion Air mulai akhir Juli ini. Dengan pesawat yang hemat konsumsi bahan bakar ini penerbangan Lion Air bisa lebih efisien dan ujungnya berdampak pada rendahnya harga tiket.

Di samping itu, Boeing 737 MAX 8 bisa terbang lebih lama tanpa mengisi bahan bakar; mencapai 7 jam 30 menit. Dengan demikian, kata Edward, pengoperasianya akan difokuskan untuk penerbangan jarak jauh.

Pesawat berbadan sedang (narrow body) ini merupakan pesawat Boeing pertama yang memiliki sayap dengan split-up winglet. Mesin LEAF-1B dari CFM International pada Boeing 737 MAX 8 mampu meredam suara 40 persen.

Kabinnya juga lebih lapang dengan tempat bagasi (lugage) yang besar, sehingga penumpang bisa membawa bagasi lebih banyak. Kapasitas kursi yang dirancang seluruhnya kelas ekonomi itu untuk 185 penumpang.

Pesawat beregistrasi PK-LQJ itu merupakan Boeing 737 MAX 8 kedua yang terima Lion Air Group. Pesawat pertama diterima Malindo Air, yang segera berubah nama menjadi Batik Malaysia, pada 22 Maret lalu dan merupakan maskapai pengguna pertama di dunia.

“Tahun ini kami akan menerima tujuh Boeing 737 MAX 8. Lima unit lagi akan dibagi antara Malindo dan Lion, tapi bisa juga lima-limanya buat Lion,” ungkap Edward.

Menurut Andy M Saladin, Public Relations Manager Lion Air Group, pihaknya sudah memesanan 218 Boeing 737 MAX 8 dan MAX 9.

“Setelah menjadi pengguna pertama Boeing 737 MAX 8 di dunia yang dioperasikan oleh Malindo Air, Lion Air Group juga merupakan launch customer dari Boeing 737 MAX 9,” ujarnya.

Lion Air disebut sebagai pelanggan yang akan mengoperasikan perdana Boeing 737 MAX 9 tahun 2018. Edward pun menambahkan, Lion Air Group juga  menjadi launch customer dari Boeing 737 MAX 10 setelah memesanan 50 pesawat tersebut di Paris Air Show 2017 pada 20 Juni lalu. “MAX 10 akan diterima pada tahun 2019-2020,” ucapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply