​GMF Kembangkan Pusat Logistik Berikat



Rolls-Royce Trent XWB-97. Foto: Rolls-Royce.

Setelah setahun berdiri, Pusat Logistik Berikat (PLB) terus dikembangkan agar mampu mendorong GMF AeroAsia menjadi hub lalu lintas logistik komponen pesawat terbang di Indonesia. Adanya PLB juga dapat menjadikan GMF (Garuda Maintenance Facility) sebagai total solution maintenance provider melalui penyediaan solusi perawatan pesawat terbang yang terintegrasi bagi pelanggannya.

“Adanya PLB dan melalui layanan logistik yang komprehensif, juga fleksibilitas dan kemudahan dalam kegiatan penimbunan barang, akan mempercepat ketersediaan kebutuhan komponen pesawat dan meminimalisasi turn around time (TAT),” ujar Rahmat Hanafi, Direktur Base Operation PT GMF AeroAsia Tbk, pada acara Lokakarya Pusat Logistik Berikat di Alam Sutera, Tangerang, Rabu (29/11/2017).

PLB yang diresmikan Menteri Keuangan pada 19 Oktober 2016 merupakan pusat penyediaan jasa shipping arrangement, customs brokerage, dan warehouse management yang siap sedia 24 jam. Selama ini PLB mendukung GMF dalam memberikan one stop solution bagi aviation logistic and trading.

Untuk lebih mengenalkan PLB kepada industri aviasi, GMF bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan dan Perkumpulan Pusat Logistik Berikat Indonesia (PPLBI) menyelenggarakan lokakarya tersebut. Dihadiri maskapai penerbangan, supplier, dan Original Equipment Manufacturer (OEM), lokakarya memberikan informasi tentang konsep dan teknis PLB, juga mendengar langsung kebutuhan para pengguna fasilitas, khususnya yang berkaitan dengan Logistic and Bonded Services. “Acara ini juga diharapkan akan menarik calon pelanggan untuk turut menikmati fasilitas yang kami miliki,” ucap Rahmat.

Pada kesempatan tersebut, GMF menandatangani nota kesepahaman untuk layanan logistik GMF dengan PT Air Indonesia, serta perjanjian kerjasama total care logistic support dengan PT Sriwijaya Air, PT Airfast Indonesia, dan PT Kalimasada Pusaka. Perjanjian kerjasama total care logistic support ini mencakup jasa ekspor, impor, dan distribusi; customs brokerage dan PLB.

Menurut Rahmat, kian banyak kerja sama di bidang layanan logistik, akan menambah pendapatan GMF dari sisi non afiliasi. Hal ini juga akan berdampak pada target pendapatan perusahaan pada tahun 2017 sebesar 424 juta dollar AS. “Utilisasi fasilitas PLB GMF juga jadi maksimal,” ungkapnya.

Utilisasi fasilitas yang telah diberikan oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai kepada GMF juga diminta agar dimaksimalkan. “Sebagai satu-satunya pemilik fasilitas PLB bidang aviasi di Indonesia, merupakan kesempatan yang sangat baik bagi GMF untuk mengembangkan dan mempromosikan bisnisnya kepada pelanggan potensial,” kata Tatang Yuliono, Kepala Sub-Direktorat Tempat Penimbunan Berikat (TPB) Direktorat Fasilitas Bea Cukai.

Selama ini, kapasitas PLB di fasilitas seluas 10.000 meter persegi baru digunakan secara menyeluruh untuk perawatan pesawat Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia. Secara parsial, beberapa maskapai dan supplier sudah pula menggunakan fasilitas PLB. Untuk lebih mengembangkannya, fasilitasnya pun akan diperluas menjadi 25.000 meter persegi dan masih di area GMF. “Ke depan bisa pula ekspansi di tempat lain,” kata Rahmat.

Kerja sama dengan pihak lain pun baru terjadi saat ini. “Selain dengan empat pihak yang sudah ditandatangani itu, sudah ada kesepakatan dengan tiga pihak lain. Beberapa pihak juga sudah menyatakan minatnya,” kata Cornelis Radjawane, VP Logistic Bonded Services PT GMF AeroAsia Tbk.

Cornelis menambahkan, banyak manfaat PLB bagi penggunanya, termasuk kemudahan dalam kualitas penyediaan komponen dan harga yang kompetitif. PLB memang didukung oleh IT based inventory management yang terhubung juga dengan IT (teknologi informasi) kepabeanan.

Menurut Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tipe C Soekarno Hatta, Erwin Situmorang, seluruh aktivitas PLB dipantau lewat IT kepabeanan. “PLB juga memungkinkan masyarakat bisa melayani diri mereka sendiri. Selama ini kan kita ikut di situ. Kita yakinkan orang-orang dengan risiko rendah. Kita awasi lewat IT,” ucapnya.

Be the first to comment

Leave a Reply